Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Kekosongan Material E-KTP di Kabupaten Malang Berlanjut, Ini Faktanya . . .

Kekurangan material KTP Elektronik (E-KTP) di Dispendukcapil Pemkab Malang dipastikan berlanjut.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Antrean warga pemohon E-KTP di kantor layanan Dispendukcapil Kabupaten Malang terus terjadi setiap harinya, Senin (2/10/2017) 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kekurangan material KTP Elektronik (E-KTP) di Dispendukcapil Pemkab Malang dipastikan berlanjut.

Ini setelah Dispendukcapil usulkan tambahan material E-KTP sebanyak 120 ribu keping pada bulan September lalu ternyata hanya dipenuhi 42 ribu keping oleh Kemendagri.

Kepala Dispendukcapil Pemkab Malang, Purnadi menjelaskan, dengan jumlah kiriman material E-KTP jauh dari usulan maka pihaknya membuat kebijakan skala prioritas dalam pencetakan.

Yakni dengan memprioritaskan pencetakan E-KTP untuk data yang statusnya sudah PRR (Print Ready Record).

"Kami pun kembali berharap warga pemohon E-KTP bersabar melihat stok material yang dikirim Kemendagri jauh dari yang diusulkan," kata Purnadi, Senin (2/10/2017).

Dikatakan Purnadi, stok material E-KTP diterima Dispendukcapil Kabupaten Malang beberapa hari lalu. Dengan demikian proses pencetakan E-KTP belum dapat dilaksanakan semuanya bagi warga yang sudah dinyatakan PRR.

Kemendagri telah menetapkan status PRR untuk pemohon E-KTP di kabupaten Malang mencapai 90 ribu warga. Total jumlah pemohon E-KTP pemegang surat keterangan (Suket) perekaman E-KTP di Kabupaten Malang telah mencapai sekitar 150 ribu orang.

"Kondisi itu dipastikan akan terus terjadi selama jumlah material E-KTP yang dibutuhkan belum terpenuhi semua. Apalagi jumlah pemohon E-KTP terus bertambah," tandas Purnadi.

Oleh karena itu, ungkap Purnadi, Dispendukcapil saat ini masih terus menunggu pengiriman tambahan material E-KTP dari Kemendagri.

Dalam waktu dekat Kemendagri akan kembali mendistribusikan sekitar 7,5 juta keping material E-KTP di seluruh Indonesia dan kabupaten Malang diharapkan akan bisa tercukupi kebutuhan material E-KTP sehingga tidak lagi terjadi penerbitan Suket terus menerus.

"Mudah-mudahan saja distribusi material E-KTP berikutnya tidak terkendala dan jumlahnya bisa memenuhi kebutuhan," tutur Purnadi.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved