Breaking News:

Pejabat Kota Batu Terlibat Pungli

Pejabat Pemkot Batu Jadi Tersangka Dugaan Pungli, Perhatikan Bukti yang Disita Polisi

Polda Jatim menetapkan satu tersangka terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Penulis: fatkhulalami | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Mobil nopol N 1707 NW yang disita polisi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -   Penyidik Subdit III/Tididkor Ditreskrimsus Polda Jatim menetapkan satu tersangka terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu.

Pejabat yang resmi jadi tersangka tersebut adalah Nugroho Widiyanto, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPKPP.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menerangkan Nugroho diduga uang dari orang yang diduga terkait dengan pembangunan proyek GOR kompleks Stadion Brantas Batu secara berulang.

“Tersangka menerima uang dari penyedia jasa di luar ketentuan secara berulang . itu pun tidak ada hubungan dengan jabatannya.”

“Sementara ini ada satu tersangka dalam kasus ini,” kata Machfud Arifin kepada SURYAMALANG.COM, Senin (2/10/2017).

Menurut Machfud Arifin, Nugroho diduga melakukan tindak pidana korupsi pada dua proyek di Kota Batu, yaitu pembangunan GOR kompleks Stadion Brantas, dan Guest House Mahasiswa Batu tahun angaran 2016.

Proyek pembangunan GOR dianggarkan Rp 28,7 miliar.

Sedangkan Guest House Mahasiswa menelan anggaran Rp 3,19 miliar.

“Tersangka kena OTT. Saat itu kami menyita uang sebanyak Rp 25 juta,” jelas Machfud Arifin.

Petugas juga menyita mobil Grand Livina nopol N 1707 BS, tiga ponsel, dana oprasional dari PT Gunadharma Anugerajaya ke Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batu, setoran Bank Jatim dari PT Gunadharma Anigerajaya ke Nugroho, print out transfer BCA dari Nugroho ke DS, satu bendel print out WA ke Nugroho.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved