Breaking News:

KPK Tangkap Wali Kota Batu

Terkait Dugaan Suap di Kota Batu, KPK Periksa Kepala ULP, Ini Bocoran Materi Pemeriksaan

Pemeriksaan terhadap Edy dilakukan di kantor KPK di Jakarta. Penyidik telah memeriksa 21 orang saksi dalam kasus dugaan suap di Kota Batu.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko saat masuk Bus sesaat sebelum meninggalkan Polda Jatim menuju kantor KPK di Jakarta, Sabtu (16/9/2017) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap di Kota Batu.

Penyidik memeriksa Ketua Pokja Bagian Layanan Pengadaan (BLP) VI Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edy Setyawan (ES) sebagai saksi untuk tersangka Filipus Djap (FD), Kamis (5/10/2017).

“ES juga menjadi tersangka. Tetapi dalam pemeriksaan hari ini, dia sebagai saksi,” ujar Priharsa Nugraha, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK kepada SURYAMALANG.COM di Hotel Santika Kota Malang.

Ada dua poin penting dalam pemeriksaan itu.

Pertama, berkaitan detail proses pengadaan belanja modal dan mesin mebel di Pemkot Batu.

Kedua, berkaitan rentetan peristiwa yang berujung kepada serah terima uang dari FD kepada ES.

Pemeriksaan terhadap Edy dilakukan di kantor KPK di Jakarta.

Sampai sekarang penyidik telah memeriksa 21 orang saksi dalam kasus dugaan suap di Kota Batu.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tiga tersangka, yaitu Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, Edy Setyawan, dan pengusaha Filipus Djap.

Namun Arsa tidak membeber identitas saksi yang diperiksa tersebut.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved