Malang Raya
Polisi Siap Bantu Pemkot Malang Petakan Titik Kerawanan Konflik Sosial
Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan mengatakan Polri turut membantu Pemkot Malang untuk menyejahterakan masyarakat.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pemkot Malang memiliki Tim Terpadu untuk penanganan konflik sosial.
Tim terpadu ini sudah ditetapkan melalui surat keputusan wali kota.
Di antara unsur yang berada dalam tim ini adalah Polri.
Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan mengatakan Polri turut membantu Pemkot Malang untuk menyejahterakan masyarakat.
Menurutnya, tim itu juga bertujuan menciptakan kesejahteraan warga di samping upaya cipta kondisi yang aman dan tentram.
“Soal tempat kerawanan, polisi yang memiliki data, seperti titik yang rawan konflik. Pokoknya kami saling bahu membahu untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat,” tegas Hoiruddin kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (7/10/2017).
Ada beberapa tempat di Kota Malang yang dinilai sebagai titik rawan konflik sosial.
Beberapa tempat di antaranya berada di pinggiran kota.
Polisi telah mendata sejumlah kawasan agar bisa melakukan pencegahan dini.
“Misalnya di Kedungkandang, dan khususnya di pinggiran kota,” papar Hoiruddin.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Kota Malang, Indri Ardoyo mengatakan tim terpadu itu melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Satpol PP, Polri, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan beberapa OPD lain.
Indri menyebutkan tim ini akan menyusun rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial tingkat kota.
Selain itu juga mengoordinasikan dan mengendalikan pengawasan penanganan konflik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kapolres-malang-kota-akbp-hoiruddin-hasibuan_20170510_180027.jpg)