Persela Lamongan

Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia, Rencana Disholatkan di Masjid Agung Lamongan

Setibanya dirumah duka di jalan Basuki Rahmat Lamongan, jenazah disemayamkan sejenak, sembari menunggu untuk dimandikan.

Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia, Rencana Disholatkan di Masjid Agung Lamongan
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Suasana rumah duka 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Jenazah kiper Persela Lamongan, Choirul Huda telah dibawa pulang dari rumah sakit ke rumah duka. 

Setibanya dirumah duka di jalan Basuki Rahmat Lamongan, jenazah disemayamkan  sejenak, sembari menunggu untuk dimandikan.

Rencananya usai dimandikan, jenazah yang meninggal karena benturan keras dengan sesama pemain saat menjamu Semen Padang itu akan disholatkan di Masjid Agung Lamongan yang jaraknya tak jauh dari rumah duka.

Dari pantauan SURYAMALANG.COM saat ini sanak saudara tengah mempersiapkan perlengkapan prosesi pemandian jenazah di dihalaman rumah.

"Nanti akan dimakamkan di TPU lingkungan Pagerwojo kelurahan Suko Mulyo yang jaraknya sekitar 2 km dari rumah duka menggunakan ambulan," ujar Andika Hangga media officer Persela pada SURYAMALANG.COM.

Rencana jenazah akan dimakamkan malam ini juga.

Kabar meninggalnya Choirul Huda dipastikan mengagetkan seluruh pihak. Tak terkecuali pihak keluarga Choirul Huda.

Hingga kini, pihak keluarga belum mau buka suara soal kematian Huda yang mendadak.

Bahkan awak media tidak diperkenankan masuk untuk meliput kedalam rumah duka yang bertempat di jalan Basuki Rahmad.

"Pesan dari pihak keluarga media tidak boleh masuk karena masih sangat terpukul," ujar salah satu pihak keamanan.

Choirul Huda meninggal pada usia 38 tahun, meninggalkan istri bernama Lidya Anggraeni dan dua putra.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved