Arema Malang

Performa Arema FC Masih Labil Jelang Kompetisi Berakhir, Ternyata Ini Penyebabnya

Seharusnya pemain lokal Indonesua bisa bermain intens selama 90 mennit. Tetapi memang fikiran dan hati pemain berbeda.

Performa Arema FC Masih Labil Jelang Kompetisi Berakhir, Ternyata Ini Penyebabnya
SURYAMALANG.COM, Alfi Syahri Ramadan
Pelatih Arema FC, Joko Susilo 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penampilan Arema FC sepanjang perjalanan musim ini memang belum terlalu memuaskan.

Performa Arema FC masih labil.

Banyak hal yang mempengaruhi penampilan labil tersebut, mulai masalah teknis sampai non-teknis.

Dari segi teknis, di antaranya terkait masalah stamina.

Sampai sekarang masalah yang dialami Arema FC dan klub lain hapir serupa, yakni stamina pemain.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo menilai labilnya stamina pemain terkait dengan kurang maksimalnya kondisioning.

Makanya pemain lokal Indonesia selalu tidak mampu bermain intens selama 90 menit pertandingan.

“Kondisioning dan kuat atau tidaknya fisik stamina pemain dipengaruhi fikiran dan hati.”

“Kalau fikiran dan hati pemain senang, semuanya akan berjalan lancar.”

“Sebaliknya, jika pikiran dan hati malas, semuanya akan menjadi berat,” beber Joko Susilo kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (19/10/2017).

Pelatih 47 tahun itu menambahkan seharusnya pemain lokal Indonesua bisa bermain intens selama 90 mennit.

Tetapi memang fikiran dan hati pemain berbeda.

“Kalau di Arema FC, saya selalu sampaikan saat meeting. Saya juga gambarkan ilustrasi otak dan hati untuk menjelaskan kepada pemain.”

“Karena pikiran dan hati pemain berbeda, saya hanya bisa mengarahkan,” terangnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved