Breaking News:

Jatim

TKI di Taiwan Meninggal Dunia, Belum Tahu Kapan Dipulangkan

Hingga hari ini pihak LP3TKI (Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Surabaya belum memberikan kabar.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dyan Rekohadi
nydailynews
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Seorang TKI Taiwan asal Madiun bernama Endri Wiyani dikabarkan telah meninggal dunia.

Wanita asal Desa Bader, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun ini meninggal diduga karena sakit, pada Selasa (17/10/2017) lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Madiun, Wijanto Joko ketika dikonfirmasi membenarkan.

"Iya benar, warga Desa Bader. Cuma kemarin itu, saya minta keluarga. Karena belum ada surat dari atas, kemarin saya suruh informasimasikan kepada kami. Kemudian, itu nanti akan kami cek dengan P42TKI," katanya saat dihubungi, Kamis (19/10/2017) siang.

Namun, saat ditanya sakit apa yang menjadi penyebab kematian Endri, Wijanto mengaku belum mengetahui secara pasti.

"Lha ini, saya belum konfirmasi itu," katanya.

Begitu juga saat ditanya apakah Endri berangkat ke Taiwan sebagai TKI legal, Wijanto juga mengaku belum mengetahui.

"Lha makanya ini, saya masih menunggu surat dari pusat. Nanti kan biasanya kedutaan menginformasikan, TKI ini meninggal karena karena ini-ini. Nanti kami telusuri lagi, " katanya.

Informasi sementara yang dia dapat, Endri awalnya berangkat ke Taiwan pada 2005.

"Katanya pemberangkatan tahun 2005, harusnya kembali tahun 2007. Tapi tahun kemarin katanya berngakat mandiri. Makanya ini, kami perlu konfirmasi dulu," katanya.

Ketika ditanya kapan jenazah Endri akan dilulangkan, Wijanto juga belum tahu.

Sebab, katanya, hingga hari ini pihak LP3TKI (Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Surabaya belum memberikan kabar.

"Sampai hari ini belum ada pemberitahuan dari LP3TKI Surabaya, kapan akan dipulangkan," katanya.

Wijanto menambahkan, seluruh biaya untuk memulangkan jenazah Endri akan ditanggung oleh pihak LP3TKI Surabaya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved