Kamis, 16 April 2026

Malang Raya

Waduh, 20 Pasar di Kota Malang Masuk Kategori Tak Sehat

Dari total jumlah pasar itu, sekitar 20 pasar masuk kategori tidak sehat, seperti Pasar Oro-Oro Dowo, dan Pasar Bareng.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Pasar Klojen di Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Mayoritas pasar tradisional di Kota malang masuk dalam kategori bukan pasar sehat.

Makanya Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang terus merevitalisasi sejumlah pasar agar masuk kategori pasar sehat.

Berdasar data di Disdag, ada 28 pasar tradisional di Kota Malang.

Dari total jumlah pasar itu, sekitar 20 pasar masuk kategori tidak sehat, seperti Pasar Oro-Oro Dowo, dan Pasar Bareng.

Kedua pasar ini direvitalisasi menggunakan dana dari APBN.

“Kami selalu merevitalisasi pasar setiap tahun agar menjadi pasar sehat.”

“Kami ingin semua pasar rakyat harus masuk kategori pasar sehat. Itu agar warga nyaman belanja di pasar.

“Sebab, pasar rakyat tetap menjadi rujukan warga untuk belanja,” ujar Eko Sya, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat Disdag Kota Malang, Jumat (20/10/2017).

Pemkot Malang merevitalisasi antara dua sampai tiga pasar rakyat per tahu.

Revitalisasi itu memakai dana APBD dan APBN.

Di antara beberapa syarat pasar sehat adalah dilengkapi instalasi pengolahan limbah sederhana, memiliki ruang laktasi, ada pengelompokan jenis dagangan sesuai standar kesehatan, dan sebagainya.

“Bahkan benarnya ideal harus dilengkapi sarana kesehatan, dan wastafel untuk cuci tangan,” tegasnya.

Untuk menciptakan pasar sehat, pemerintah tidak bisa jalan sendiri.

Harus ada kerja sama dengan pihak lain, baik investor, pedagang, dan masyarakat.

Beberapa pasar di Kota Malang yang direvitalisasinya melibatkan pihak swasta di antaranya Pasar Terpadu Dinoyo (PTD), dan Pasar Blimbing.

PTD sudah terbangun dan sudah ditempati.

Pemkot merevitalisasi Pasar Gadang Lama pada tahun ini.

Rencananya ada dua pasar yang bakal direvitalisasi memakai dana APBN pada tahun 2018, yaitu Pasar Klojen dan Pasar Sukun.

Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp 4 miliar untuk pembangunan fisik dua pasar itu.

Pasar Klojen harus direvitalisasi karena usia pasar itu sudah puluhan tahun.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved