Breaking News:

Malang Raya

Antisipasi Aturan Pemerintah Soal Pendaftaran Kartu, XL Gelar Hitztage di Kota Malang

Data Aigo menyasar segmen anak muda. Makanya Axis menggelar acara yang disuguhkan bagi segmen muda, yakni Hitztage.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Pihak Axis dan Yonder Music bersama personel band NEV+, Bams, dan Dea usai konferensi pers acara Hitztage di Kota Malang, Sabtu (28/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah mengharuskan masyarakat mendaftarkan nomor kartu telekomunikasinya maksimal sampai 28 Februari 2018.

Setiap satu nomor induk kependudukan (NIK) dibatasi untuk mendaftarkan maksimal tiga kartu.

Kebijakan pemerintah ini bakal mempengaruhi penjualan kartu perdana.

Perusahaan operator telekomunikasi mencari terobosan untuk mendongkrak penjualan untuk antisipasi kebijakan tersebut.

PT XL Axiata Tbk, misalnya yang dengan produknya, Axis menggeber produk baru bernama Axis internet in the go (Aigo) melalui pernjualan vocer data Aigo.

“Konsumen pemakai data tidak perlu buang kartu ketika datanya habis.”

“Cukup membeli vocer Aigo, menggeseknya dan mengisi ulang.”

“Ini sekaligus bentuk dukungan kami terhadap kebijakan pemerintah yang menerapkan aturan satu NIK untuk pendaftaran maksimal tiga kartu,” ujar Hiasinta H Paembonan, GM Sales Operation East Java PT XL Axiata Tbk kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (28/10/2017).

Wanita yang akrab disapa Sinta itu mengakui kebijakan pemerintah bakal mempengaruhi penjualan kartu perdana telekomunikasi.

Padahal penjualan kartu perdana ini menjadi penyumbang terbesar pendapatan bagi perusahaan telekomunikasi, terutama kartu perdana data.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved