Malang Raya

Dinas Perindustrian Kota Malang Adakan Pelatihan Keterampilan Sektor Industri

Pelatihan itu diikuti oleh 50 pengrajin dan industri kecil menengah bidang kayu se-Kota Malang.

Dinas Perindustrian Kota Malang Adakan Pelatihan Keterampilan Sektor Industri
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Dinas Perindustrian Kota Malang mengadakan kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat di sektor industri hasil pertanian dan kehutanan tahun 2017 di Hotel Sahid Montana 1, Senin (30/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Perindustrian Kota Malang mengadakan kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja dan masyarakat di sektor industri hasil pertanian dan kehutanan tahun 2017 di Hotel Sahid Montana 1, Senin (30/10/2017).

Kepala Bidang Perindustrian Agrokimia dan Makanan Minuman, Dra Prayitno MAP mengatakan pelatihan itu menggunakan dana bagi hasil cukai 2017 untuk pembinaan dan pelatihan keterampilan.

"Pelatihan ini tentang proses pembuatan kerajinan kayu berbahan dasar limbah kayu palet atau pinus sisa industri agar memiliki nilai jual lebih tinggi," katanya yang juga sebagai ketua panitia acara.

Pelatihan itu diikuti oleh 50 pengrajin dan industri kecil menengah bidang kayu se-Kota Malang.

"Pematerinya berasal dari pabrik cat Propan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, serta pelaku industri," tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang Subkhan mengatakan pelatihan untuk industri bukan hanya sekali ini dilakukan.

Namun pelatihan hari ini lebih fokus pada sektor hasil pertanian dan hutan.

"Sasarannya memang industri kecil menengah, namun jika masyarakat ingin ikut serta juga dipersilakan. Terutama masyarakat yang memiliki minat pada bidang itu agar pelatihannya tidak sia-sia," kata Subkhan pada SURYAMALANG.COM.

Selain dihadirkan narasumber untuk melatih keterampilan membuat kerajinan dari limbah kayu pinus, pemateri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu juga dihadirkan agar semua IKM di Kota Malang menjadi formal.

"Jika semua IKM memiliki ijin maka akan lebih mudah dalam hal pembinaan dan memfasilitasi mereka," lanjutnya.

Setelah pelatihan tersebut, monitoring juga akan terus dilakukan oleh aparat Dinas Perindustrian Kota Malang.

"Kami akan lakukan monitoring sampai mana hasil pelatihan ini berguna. Jangan sampai sia-sia karena ini menggunakan anggaran negara dan uang rakyat yang jangan sampai tidak ada manfaatnya," tutupnya. 

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved