Malang Raya

Dirut Baru PD Jasa Yasa Kabupaten Malang Ditarget Setoran PAD Naik

upaya memenuhi target PAD oleh PD Jasa Yasa dirasa cukup berat. Ini dikarenakan PD Jasa Yasa hanya mengandalkan pemasukan

SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Pelantikan Direktur Utama PD Jasa Yasa Kabupaten Malang periode 2017-2021 oleh Wakil Bupati Malang, Sanusi, Senin (30/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang Rendra Kresna resmi lantik Direktur Utama (Dirut) PD Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan menggantikan Arif Wicaksono. Keputusan tersebut tertuang dalam SK Bupati Malang Nomor: 188.45/656KEP/35.07.013/2017.

Dirut PD Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan mengatakan, pihaknya akan mengemban amanat yang diberikan Bupati dan Pemkab Malang dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan bisa disetor PD Jasa Yasa mencapai Rp 500 juta akan berusaha dipenuhinya.

"Meskipun kami perkirakan tahun ini PD Jasa Yasa hanya mampu setor PAD sekitar Rp 300 juta. Ke depan target PAD itu akan berusaha kami penuhi," kata Wildan usai dilantik sebagai Dirut PD Jasa Yasa periode 2017 - 2021, Senin (30/10/2017).

Dikatakan Wildan, upaya memenuhi target PAD oleh PD Jasa Yasa dirasa cukup berat. Ini dikarenakan PD Jasa Yasa hanya mengandalkan pemasukan dari pengelolaan obyek wisata.

Meski demikian, dengan memaksimalkan sumber daya dan delapan item usaha yang dikelola PD Jasa Yasa, maka pihaknya optimis akan mampu meningkatkan PAD Kabupaten Malang.

Delapan item usaha yang dikelola PD Jasa Yasa diantaranya Pantai Balekambang, Pantai Ngliyep, Wisata Pemandian Metro, Pemandian Sumber Waras, pemandian Dewi Sri dan Songgoriti serta Apotek Kepanjen.

"Dari delapan usaha itu kami akan maksimalkan pengelolaanya untuk bisa memenuhi target PAD," ucap Wildan.

Dikatakan Wildan, beberapa startegi yang akan dilakukan PD Jasa Yasa untuk meningkatkan PAD yakni dengan memperluas areal pemandian Metro Kepanjen. Selain itu, juga akan membangun cafe di Pantai Balekambang. Demikian untuk pemandian Sumber Waras Lawang yang akan dipercantik dengan ditambahkan cafe dan penginapan kontainer.

"Strategi pengembangan dengan penambahan fasilitas di obyek wisata yang kami kelola diharapkan akan bisa mendongkrak pendapatan PD Jasa Yasa," tandas Wildan.

Wakil Bupati Malang, H Sanusi menjelaskan, dilantiknya direksi baru PD Jasa Yasa harus dibarengi dengan peningkatan (pendapatan asli daerah) PAD. Peningkatan PAD menjadi hal yang sangat penting. Apalagi, kondisi realisasi keuntungan PD Jasa Yasa yang belum dapat dikatakan siginifikan.

"Kami berharap, dengan perubahan sistem pada manajemen PD Jasa Yasa diharapkan mampu membawa perkembangan yang baik," kata Sanusi mewakili Bupati Malang, H Rendra Kresna melantik Direksi baru PD Jasa Yasa.

Dijelaskan Sanusi, pada tahun 2016 lalu total aset yang dimiliki oleh PD Jasa Yasa mencapai Rp 15,86 miliar. Laba yang didapatkan sebesar Rp 540 juta. Nilai tersebut memang masih di bawah standar. Untuk itu, ungkap Sanusi, PD Jasa Yasa harus bisa menyusun strategi dan upaya perbaikan sarana dan fasilitas di obyek yang dikelolanya.

Di samping itu, tambah Sanusi, optimalisasi promosi wisata serta penghematan biaya belanja dan peningkatan laba juga harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran.

Untuk itu, imbuh Sanusi, Pemkab Malang juga berharap PD Jasa Yasa mampu mendukung program pemerintah pusat menjadikan kawasan Bromo Tengger Semeru sebagai destinasi wisata internasional.

"Di situ PD Jasa Yasa harus bisa mengambil peran yang dibutuhkan dalam upaya meningkatkan PAD. Kabupaten Malang dan memberi pelayanan prima," tutur Sanusi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved