Malang Raya

Rawan Penyelewengan, Pengawasan Pupuk Bersubsidi di Malang Diperketat

Sedangkan pengawasan tersebut tidak hanya pendistribusian pupuk bersubsidi saja, tapi juga pengawasan pengalokasian.

Rawan Penyelewengan, Pengawasan Pupuk Bersubsidi di Malang Diperketat
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
ILUSTRASI - Salah satu kasus penyelewengan pupuk subsidi yang ditangani Polres Malang, Rabu (13/5/2015). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pemkab Malang memperketat pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi.

Hal itu dilakukan untuk memastikan pupuk bersubsidi disalurkan tepat sasaran kepada petani yang membutuhkan dan tidak diselewengkan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono menjelaskan, saat ini Pemerintah Pusat sedang memfokuskan kebijakan pada upaya peningkatan produktifitas komoditas pertanian.

Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasioal yang kuat.

Di mana sebagai salah satu fundamental ketahanan pangan nasional diperlukan dukungan prasarana dan sarana produksi, termasuk salah satunya ketersediaan pupuk dan pestisida bersubsidi.

"Makanya, pupuk bersubsidi temasuk kategori barang dalam pengawasan, sehingga penyaluran pupuk bersubsidi itu harus sesuai peruntukkannya," kata Didik Budi Muljonousai usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Malang, Rabu (1/11/2017).

Dijelaskan Didik, pengawasan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi harus ada sinergitas Pengawasan Pupuk dan Pestisida.

Karena dengan adanya sinergitas, pengawasan pupuk bersubsidi bisa terwujud ketika seluruh pihak terkait mempunyai komitmen bersama dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Malang, dan khususnya lagi pada petani.

Sedangkan pengawasan tersebut tidak hanya pendistribusian pupuk bersubsidi saja, tapi juga pengawasan pengalokasian.

"Tujuannya jelas, agar tidak terjadi penyimpangan sehingga pupuk dan pestisida dapat tersedia sampai ke tingkat petani secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis dan tepat tempat dengan mutu yang terjamin serta harga yang terjangkau," tandas Didik.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved