Malang Raya

Cukup SMS, Warga Kabupaten Malang Bisa Layangkan Pengaduan kepada Pemerintah

Daerah punya waktu lima hari untuk meneruskan kepada organisasi perangkat daerah yang berwenang menindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut

IST
Logo Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kenalkan layanan aplikasi pengaduan masyarakat di Kabupaten Malang.

Masyarakat Kabupaten Malang saat ini dengan mudah dapat melakukan pengaduan dan pelaporan berbasis teknologi informasi tentang pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Malang.

Sekretaris Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, R Dwiyoga Prabowo mengatakan, pengaduan dari masyarakat di Kabupaten Malang yang masuk dalam sistem pengaduan layanan publik terintergritas pusat dan daerah tersebut akan mempermudah masyarakat untuk mengadu.

"Masyarakat cukup dengan mengirim SMS pengaduan yang diadukan ke nomor 1780 maka pengaduan itu akan masuk dalam sistem pengaduan publik Kemenpan RB," kata Dwiyoga Prabowo, Jumat (3/11/2017).

SMS pengaduan dari masyarakat tersebut, jelas Dwiyoga Prabowo, akan diolah oleh Kemenpan RB dan diketahui Staf Kepresidenan serta Ombudsman Republik Indonesia. Ada waktu tiga hari dalam mengolah pengaduan masyarakat tersebut. Apakah pengaduan itu hoax atau tidak yang kemudian akan diteruskan kepada daerah yang dituju.

"Daerah punya waktu lima hari untuk meneruskan kepada organisasi perangkat daerah yang berwenang menindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut," ucap Dwiyoga.

Dikatakan Dwiyoga, sistem pengaduan berbasis teknologi informasi tersebut dibuat dalam rangka mengikuti perkembangan zaman. Yang mana dunia digital bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan publik.

"Kalau dulu pengaduan melalui kotak pos, sekarang ada aplikasinya dan lebih cepat. Daerah hanya menyiapkan fasilitas dalam menerima pengaduan masyarakat yang dikirim dan diolah dari sistem Kemenpan RB," ucap Dwiyoga.

Di Jawa Timur, ungkap Dwiyoga, baru Kota Malang dan Kabupaten Malang serta Kota Surabaya dari 157 kota/kabupaten di Indonesia yang telah mendapatkan aplikasi layanan pengaduan masyarakat berbasis teknologi informasi Kemenpan RB. Dan pihaknya berharap, Pemkab Malang segera mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan layanan tersebut dengan baik.

"Kami targetkan 400 daerah terintergritas layanan ini, dalam tahap awal sekarang baru 157 daerah, termasuk Kabupaten Malang," tandas Dwiyoga.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan mengatakan, pada intinya program layanan pengaduan masyarakat terintegrasi sistem Kemenpan RB itu sudah bisa berjalan di Kabupaten Malang. Ini setelah semua fasilitas pendukung termasuk sumber daya manusia sudah siap.

"Saat ini sistem itu sudah bisa jalan, dan kami akan meneruskan sosialisasi layanan pengaduan berbasis TI itu kepada masyarakat kabupaten Malang," kata Nazarudin Hasan.

Sedangkan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq mengharapkan sosialisasi pengaduan masyarakat berbasis IT yang terintegrasi dengan sistem Kemenpan RB dilakukan dengan maksimal di Kabupaten Malang.

Karena selama ini kebanyakan masyarakat di Kabupaten Malang kurang mengetahui alur dan prosedur pengaduan atas berbagai masalah yang ada ke Pemkab Malang.

"Kami mengapresiasi program pengaduan masyarakat Kemenpan RB. Dan kami nilai sebagai terobosan positif dengan memanfaatkan TI untuk memberi layanan terbaik bagi masyarakat," tutur Zia Ulhaq.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved