Minggu, 26 April 2026

Madura United

Keputusan Banding PSSI untuk Madura United Keluar, Sanksi Berubah, Tapi Lihat Nominal Dendanya !

Madura United hanya disanksi menggelar laga usiran di stadion yang berjarak minimal 100 km dari Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Pemain Madura United saat menjalani latihan di Stadion Gelora Bangkalan. 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Setelah hampir dua pekan menunggu kepastian banding yang diajukan pada Komisi Banding (Komding) PSSI atas sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis), akhirnya Madura United mendapat kepastian.

Dalam surat keputusan yang dikeluarkan Komding PSSI nomor 04/KEP/KB/Liga1/X/2017, Madura United mendapat keringanan soal gelaran laga.

Bila sebelumnya mendapat sanksi empat laga kandang usiran tanpa penonton, menjadi dua laga kandang tanpa penonton di tempat netral dan tak perlu jauh-jauh di luar Madura.

Soal revisi sanksi laga usiran, Madura United hanya disanksi menggelar laga usiran di stadion yang berjarak minimal 100 km dari Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, yang menjadi kandang mereka selama ini.

Dengan ini maka Laskar Sape Kerrap dapat menggelar laga di Stadion Gelora Bangkalan, yang berjarak lebih dari 100 km dari Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

Kabar buruknya, sanksi denda yang didapat Madura United hasil putusan Komding, justru naik drastis.

Apabila sebelumnya Komdis memberikan sanksi denda Rp 125 juta, kali ini Komding menetapkan denda Rp 500 juta yang paling lambat harus dibayarkan pada 30 Nopember 2017.

Selain itu, Panpel Madura United juga diwajibkan untuk memperbaiki kinerja di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Terkait keputusan akhir yang dikeluarkan Komding ini, hingga berita ini diturunkan manajemen Madura United belum memberikan tanggapan.

Seperti diketahui, Madura United mendapat sanksi dari Komdis setelah terjadi kericuhan pada pekan ke-29 saat melawan Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pemalingan Pamekasan.

Usai pertandingan suporter melemparkan botol minuman kelapangan dengan sasaran wasit asing Hasan Akrami, Alireza Liderom dan Hasan Zahiri yang dinilai saat pertandingan berat sebelah ke tim tamu.

Kondisi diperparah setelah beberapa official Madura United melakukan pemukulan pada wasit usai pertandingan.

Akibatnya di dua laga kandang terakhir Liga 1, melawan Barito Putera, Minggu (5/11/2017) dan melawan Bhayangkara FC, Rabu (8/11/2017) mendatang Madura harus bermain di Bangkalan tanpa penonton.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved