Malang Raya

Dua BUMD Kabupaten Malang Belum Sepakat Soal Pemanfaatan Sumber Air di Pemandian Metro

Eko Priyo Ardianto mengatakan direksi baru PD Jasa Yasa pasti memiliki kebijakan berbeda dengan direksi lama.

SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Pemandian Metro, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - PDAM Kabupaten Malang akan melakukan pembicaraan ulang terkait pemanfaatan sumber air pemandian Metro Kepanjen.

Hal ini untuk memperkuat landasan hukum pemanfaatan sumber air antara PDAM dengan PD Jasa Yasa sebagai pengelola wisata pemandian Metro Kepanjen.

Kabag Umum dan Humas PDAM Kabupaten Malang, Eko Priyo Ardianto mengatakan direksi baru PD Jasa Yasa pasti memiliki kebijakan berbeda dengan direksi lama.

Termasuk kebijakan terkait kerja sama pemanfaatan sumber air wisata pemandian Metro.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, PDAM perlu membahas ulang kerja sama itu.

“Termasuk kemungkinan membicarakan nilai kontribusi yang akan diberikan PDAM kepada PD Jasa Yasa,” kata Eko Priyo Ardianto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (13/11/2017).

Belum adanya pembicaraan ulang itu membuat pembangunan tandon air PDAM di pemandian Metro belum bisa diselesaikan.

Padahal diperkirakan tandon itu mampu menampung air dari pemandian Metro mencapai 15-20 liter per detik.

“Kemungkinan kami bisa bertemu dengan direksi PD Jasa Yasa dalam pekan ini. Pembicaraan itu untuk membicarakan pemanfaatan sumber air,” ucap Eko Priyo Ardianto.

Sementara itu, Direktur Utama PD Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan mengakui sampai saat ini belum ada pembicaraan lanjutan pemanfaatan kelebihan sumber air pemandian Metro.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved