Malang Raya

13 Siswa SD Turen Keracunan, Dinkes Kabupaten Malang Butuh Waktu 3 Hari Periksa Jajanan

Abdurrahman belum dapat memastikan rasa mual para siswa itu akibat minuman kemasan yang dijual pedagang di sekolah.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Para siswa keracunan minuman yang dirawat di IGD RSUD dr Iskak Tulungagung, Rabu (15/11/2017). 

SURAMALANG.COM, KEPANJEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang perlu waktu minimal tiga hari untuk memeriksa makanan dan minuman yang diduga mengandung racun.

Sebab, ada 12 item makanan dan minuman yang diperiksa karena diduga sebagai penyebab 13 siswa kelas 4 SD Islam Riyatul Muthadin, Turen sakit mual.

Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Abdurrahman belum dapat memastikan rasa mual para siswa itu akibat minuman kemasan yang dijual pedagang di sekolah.

Sebab, siswa yang mual tidak hanya meminum minuman kemasan.

Ada juga siswa yang makan makanan lain yang dijual pedagang di sekolah tersebut.

“Silakan tunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sejumlah makanan dan minuman yang dijual di sekolah tersebut,” kata Abdurrahman kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (15/11/2017).

Satu siswa langsung boleh pulang tidak lama setelah kejadian.

Sedangkan 12 siswa lain harus dirawat di UGD Puskesmas Turen.

Sebab, 12 siswa itu mengalami gejala klinis yang bervariasi dari ringan hingga sedang. 

“sekarang sudah tidak ada siswa yang dirawat di Puskesmas. Semuanya sudah diizinkan pulang,” ujar Abdurrahman.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Purnomo mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

Pihaknya sudah mengirim contoh makanan dan minuman yang dikonsumsi para siswa ke Laboratorium Dinkes Kabupaten Malang.

“Belum ada tersangka atas kasus tersebut,” tutur Purnomo.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved