Malang Raya

UIN Maliki Malang Luncurkan Lembaga Riset dan Fatwa

Prof Abd Haris mengatakan gagasan untuk membentuk lembaga tersebut muncul karena keinginan UIN Maliki untuk berpartisipasi dalam masyarakat

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Pemukulan gong peresmian Lembaga Riset dan Fatwa Majma al Buhuts wa al Ifta (MBI) UIN Maliki oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA, Jumat (17/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meluncurkan Lembaga Riset dan Fatwa Majma al Buhuts wa al Ifta (MBI), Jumat (17/11/2017). Peresmian itu dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA.

Rektor UIN Maliki, Prof Abd Haris mengatakan gagasan untuk membentuk lembaga tersebut muncul karena keinginan UIN Maliki untuk berpartisipasi dalam masyarakat.

"Kami sudah berkonsultasi ke Menteri Agama dan Dirjen Pendidikan Islam mengenai gagasan ini sebelumnya dan mereka sangat mendukung dan memberi support dana. Lembaga ini akan menjadi sumbangsih manfaat bagi umat Islam Indonesia dan dunia," tuturnya pada SURYAMALANG.COM.

MBI akan menjadi lembaga pengkajian dan riset strategis, lembaga kontemporer terpercaya, dan tempat ulama berkumpul untuk melakukan riset dalam rangka memberi fatwa terkait masalah yang terjadi pada umat Islam di Indonesia.

"Lembaga ini juga akan mengeluarkan sertifikasi halal dengan teknologi temuan mahasiswa Teknik UIN Maliki. Antara lain hidung dan lidah elektronik untuk menguji kehalalan bahan makanan," lanjutnya.

Dengan MBI, Haris berharap UIN Maliki dapat memberikan kontribusi positif bagi masuarakat muslim di Indonesia dengan menyelenggarakan kajian dan riset intradisipliner yang berkembang di nasional dan internasional. Serta menginformasikan hasil kajian dan penelotian tentang hukum Islam.

"Masyarakat juga bisa mengajukan pertanyaan secara online untuk konsultasi. Kami juga menyediakan Halal Center untuk penelusuran kehalalan bahan makanan dengan penelitian ilmiah," katanya.

Rencana ke depan, UIN Maliki akan terus menjalin keejasama dnegan lembaga di dalam maupun luar negeri dan mengajak tokoh muslim untuk menciptakan contoh produk bermanfaat bagi khalayak umum.

"Semoga MBI menjadi rujukan seluruh umat Islam di dunia agar umat Islam bisa menjalani kehidupan dengan benar dan tepat, serta memilih produk yang halal sesuai ajaran Islam," tutupnya.

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved