Breaking News:

Jendela Dunia

Kisah Pilu Zulfarhan : Mimpi Jadi Perwira, Tapi Malah Tewas Dibully & Disetrika Temannya

Zulfarhan diduga disiksa sekelompok rekannya karena dituduh mencuri laptop. Zulfarhan disiksa menggunakan setrika uap.

Editor: Zainuddin
Karim Raslan
Zulfarhan Osman 

“Pikiran saya seperti tidak karuan,” kata Zulkarnain.

“Saya terus berpikir bahwa itu semua hanya sebuah kesalahan. Mungkin saja itu anak orang lain. Saya perlu melihat dengan mata kepala saya sendiri.”

malaysiandigest
instagram.com/malaysiandigest

Tengah malam itu juga, Zulkarnain, Hawa, dan tiga anak mereka yang masih kecil berangkat dari rumah di Johor, Malaysia bagian selatan menunju Rumah Sakit Serdang di Kajang, Selangor.

Hawa, dengan ekspresinya yang emosional dan sedih mengingat bagaimana dirinya telah menduga ada sesuatu yang tidak beres sebelum telepon tersebut.

“Anak saya selalu menelpon setiap malam, tetapi saya sudah tidak menerima panggilan teleponnya lebih dari sepekan.”

“Saya pikir mungkin karena telepon selulernya hilang. Beberapa hari kemudian, saya sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres,” tutur Hawa.

Akhirnya pada pukul 3 dini hari, keluarga Zukarnain tiba di rumah sakit Serdang.

Petugas UPNM datang menemui mereka.

Sayangnya, mereka tidak langsung diizinkan melihat jenazahnya hingga pukul 9 pagi.

Menurut laporan berita, Zulfarhan diduga disiksa oleh sekelompok rekannya dari 21 hingga 22 Mei 2017 karena dituduh mencuri laptop.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved