Malang Raya
Begini Cara Unik Guru Kota Malang Hadapi Siswa Generasi Kids Zaman Now
Wanita yang menjadi guru sejak 2006 itu mengikuti siswanya agar materi dan tujuan pembelajarannya sampai ke siswa.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tantangan guru tidak hanya pada materi pembelajaran.
Guru juga memiliki tantangan saat menghadapi siswa milenial.
Jadi, guru tidak hanya menjadi pendidik.
Guru juga harus bisa menjadi teman bagi para siswanya.
“Mengadapi kids zaman now, guru harus menjadi teman agar bisa enak masuk ke link mereka,” kata Dian Prasma Aggraini, guru SDN Kesatrian 1 Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (23/11/2017).
Wanita yang menjadi guru sejak 2006 itu mengikuti siswanya agar materi dan tujuan pembelajarannya sampai ke siswa.
Selain itu, guru harus semakin kreatif dan inovatif.
“Sekarang kalau siswa diajar dengan cara konvensional mungkin tidak menarik. Jadi guru harus kreatif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Tunjungsekar 5, Agus Sriwulan berharap pendidikan makin merata, guru makin profesional, dan diiringi kesejahteraan.
“Terutama bagi guru non PNS,” kata Agus.
Selain itu, pemerintah juga harus memenuhi kekurangan guru PNS.
“Hal itu agar dana BOS tidak banyak untuk membayar GTT dan PTT,” terangnya.
Sementara itu, Hari Guru Nasional akan diisi ziarah ke makam tokoh dan upacara di Balai Kota Malang pada Senin (26/11/2017).
“Ziarah ke makam tokoh digelar di pemakaman Kasin, Samaan, dan Taman Makam Pahlawan mulai pukul 06.30 WIB.”
Setelah itu disambung upacara di Balai Kota Malang pada pukul 08.00 WIB,” kata Burhanudin, Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMPN Kota Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/guru-guru-bahan-clay-yang-dibuat-dari-aneka-tepung-di-fakultas-sastra-universitas-negeri-malang_20171012_171241.jpg)