Malang Raya

Rumah Juari di Kota Batu Ambles, Sejumlah Barang Rusak

Lantai rumah milik Juari ambles sepanjang 250 sentimeter, lebar sentimeter, dan kedalaman sekitar 1 meter.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
surya/ahmad amru muiz
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Tanah sebuah rumah di Jalan Diran Atas Gg II Kelurahan Sisir, Kota Batu ambles, Sabtu (25/11/2017) dini hari.

Lantai rumah milik Juari ambles sepanjang 250 sentimeter, lebar sentimeter, dan kedalaman sekitar 1 meter.

Barang milik Juari banyak yang rusak akibat peristiwa itu, seperti televisi, meja, dan sejumlah barang pecah belah.

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, tanah itu ambles akibat adanya aktivitas galian C beberapa tahun silam.

Jadi ada ruang kosong di bawah permukaan tanah sehingga menyebabkan permukaan tanah ambles.

“Tidak ada korban jiwa. Kami akan membantu untuk menguruk tanah,” papar Achmad Choirurohim, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu kepada SURYAMALANG.COM.

Selama musim hujan ini, BPBD Kota siaga penuh sepanjang hari.

Tim Reaksi Cepat (TRC) yang biasanya berjumlah tiga orang ditambah sehingga berjumlah 10 orang.

BPBD juga mempersiapkan bahan logistik yang siap disalurkan untuk membantu warga yang tertimpa musibah.

Bahan logistik berupa makanan itu juga dipasok dari Dinas Sosial Kota Batu dan BPBD Jawa Timur.

Rohim menjelaskan BPBD koordinasi dengan Dinas PU dan Lingkungan Hidup.

“Kami koordinasi dengan Dinas PU dan DLH terkait luapan air di saluran drainase yang berpotensi mengakibatkan banjir,” ujar Rohim.

Rohim menjelaskan potensi longsor dan banjir menjadi ancaman saat musim hujan.

Titik rawan longsor di antaranya kawasan Payung, dan kawasan Sumber Brantas.

Warga di kawasan itu diminta selalu waspada.

Pasalnya, potensi longsor berada di pemukiman warga.

Sedangkan potensi longsor di pinggir jalan tidak terlalu besar.

Petugas telah memasang alat pemantau pergerakan tanah di Sumber Brantas.

Jika ada pergerakan tanah sepanjang 1 sentimeter, alat tersebut akan berbunyi.

Ada tiga sirine yang memiliki bunyi berbeda.

“Kalau bergerak 5 sentimeter, kami akan evakuasi warga,” paparnya.

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved