Breaking News:

Malang Raya

Ranperda SIUJK dan Menara Telekomunikasi Kota Malang Diminta untuk Disempurnakan

Kedua Ranperda itu adalah Ranperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi dan Surat Izin Jasa Konstruksi (SIUJK)

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
IST
Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Terdapat pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diselesaikan dengan catatan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Bambang Sumarto yang terlibat dalam pembahasan dua Ranperda itu.

Kedua Ranperda itu adalah Ranperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi dan Surat Izin Jasa Konstruksi (SIUJK).

"Pada prinsipnya pembahasan kedua Ranperda itu selesai, karena sudah dilakukan. Ternyata dalam pembahasannya diketahui ada beberapa peraturan yang berubah," ujar Bambang, Rabu (29/11/2017).

Adanya perubahan peraturan di atas Perda itu membuat pembahasan memutuskan untuk membuat berita acara.

"Berita acaranya meminta Pemkot menyempurnakan draf Ranperda untuk disesuaikan dengan aturan yang baru," ujar Bambang.

Karenanya kedua Ranperda itu dikembalikan ke dinas pengusul. Ranperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi merupakan usulan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang, sedangkan Ranperda SIUJK merupakan usulan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang.

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang SIUJK dibahas sebelum munculnya aturan baru yakni Undang-undang (UU) baru Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Di tengah perjalanan pembahasan Ranperda muncul UU baru Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi sebagai pengganti UU lama Nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

"Ketika ada aturan baru itu, maka draf Ranperdanya kami kembalikan dulu ke pengusul untuk disempurnakan supaya tidak sia-sia nanti pembahasannya," tegas pria yang juga ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Malang ini.

Dalam UU No 2 tahun 2017, diatur terkait kewenangan daerah terkait pelatihan tenaga trampil untuk mendapatkan sertifikasi keahlian, yang terbagi dalam tiga tingkatan yakni Muda, Madya, Utama.

Sementara itu terkait Ranperda Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi, Bambang menerangkan, juga terkait aturan pendoman tentang Menara Telekomunikasi.

"Jadi substansi di draf Ranperda untuk disempurnakan. Ini sudah kami komunikasikan dengan tim asistensi, Banleg, juga OPD pengusul," ujar Bambang.

Pengusul Ranperda ini adalah Dinas Kominfo, tetapi berdasarkan aturan pedoman penyelenggaraan menara telekomunikasi, pengusul Ranperda itu berpindah ke DPUPR.

"Jadi pada prinsipnya pembahasan selesai, dan kami kembalikan ke pengusul untuk menyempurnakan draf Ranperda," pungkas Bambang.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved