Breaking News:

Malang Raya

Ranperda Inisiatif Dewan Kota Malang Dibahas, Ranperda KTR dan CB Siap Disahkan

pengajuan Ranperda itu berlandaskan Peraturan Menteri Kesehatan No 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Sahrawi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Anggota DPRD Kota Malang tidak hanya membahas Ranperda yang diajukan oleh Pemerintah Kota Malang semata, tetapi juga membahas Ranperda inisiatif dari DPRD Kota Malang. Ranperda ini tentang Penanggulangan Tuberkulosis (TB).

Ranperda ini diajukan melalui Komisi B DPRD Kota Malang. Pembahasan Ranperda ini terbilang gres karena baru dimulai. Bahkan rapat paripurna internal pelemparan Ranperda ini dilakukan pekan ini.

Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Malang Sahrawi, pengajuan Ranperda itu berlandaskan Peraturan Menteri Kesehatan No 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

"Tujuannya memberikan payung hukum terhadap penanganan TB. Jadi bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan secara baik, dan pemerintah bisa menekan penularan penyakit menular ini," ujar Sahrawi, Rabu (29/11/2017).

Penanganan penyakit tersebut, lanjutnya, tidak hanya melulu dari sisi anggaran tetapi juga fasilitas yang memadai.

"Kebijakan anggaran pastinya, tetapi juga alat, fasilitas dan pelayanan terhadap pasien TB ini harus memiliki payung hukum," ujarnya.

Di Ranperda itu, kata politisi PKB ini, juga mengatur tentang pengendalian faktor risiko TB, penemuan dan penanganan TB.

"Mengingat kasus penyakit TB ini masih ada dan cukup tinggi, maka semua pihak harus terlibat untuk menekannya. Salah satunya melalui sebuah produk Perda yang bisa lebih kuat menjamin dalam penanganannya," pungkasnya.

Selain pembahasan Ranperda yang sedang berjalan, Kamis (30/11/2017) DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna untuk penyempurnaan dua Ranperda yang sudah selesai dibahas yakni Ranperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Cagar Budaya (CB).

Kedua Ranperda ini sudah dikonsultasikan juga ke Pemprov Jatim. Ranperda KTR dan CB dibahas sejak awal tahun. Ranperda CB sendiri ditunggu oleh banyak kalangan, terutama pegiat cagar budaya.

Pegiat pelestarian cagar budaya berharap seiring Kota Malang memiliki Ranperda CB, bisa melindungi sejumlah aset cagar budaya di Kota Malang.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved