Malang Raya

FE Unisma Gelar Seminar Industri Halal, Gali Potensi Industri Unggulan Indonesia

Di Indonesia juga banyak industri halal yang bisa jadi unggulan, misalnya segi pariwisata dan halal tourism karena keindahan alam Indonesia

FE Unisma Gelar Seminar Industri Halal, Gali Potensi Industri Unggulan Indonesia
SURYAMALANG.COM/IST
Seminar internasional Halal Industrial Development Toward Civil Society yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang, Senin (4/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Perkembangan industri halal saat ini semakin pesat. Tidak hanya di kalangan umat Islam namun juga seluruh masyarakat yang menyadari bahwa konsep halal adalah konsep yang baik untuk kehidupan.

Hal itu melandasi seminar internasional Halal Industrial Development Toward Civil Society yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang, Senin (4/12/2017) bekerjasama dengan Universitas Putra Malaysia.

Dekan FE Unisma, Nur Diana SE MSi mengatakan Indonesia memiliki potensi pasar industri halal yang amat besar dengan 85 persen penduduk beragama Islam serta makin banyaknya masyarakat yang menerima konsep halal.

“Halal yang dulunya hanya sekadar hal yang diperbolehkan dalam Islam, kini sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan bagi muslim di dunia,” ujarnya.

Industri halal memiliki 10 sektor dengan kontribusi yang paling besar.

Yaitu keuangan, makanan, wisata dan perjalanan, fashion, kosmetik, farmasi, media dan rekreasional, kebugaran, pendidikan, dan seni budaya.

“Pada sektor keuangan, perkembangan di Indonesia cukup baik dengan semakin banyaknya industri Perbankan dan Keuangan Syariah  yang hadir di tengah-tengah masyarakat, seperti perbankan syariah, asuransi syariah, pasar model syariah, reksasana syariah, obligasi syariah, pegadaian syariah, dan baitul mal,” tuturnya.

Di Indonesia juga banyak industri halal yang bisa jadi unggulan, misalnya segi pariwisata dan halal tourism karena keindahan alam Indonesia sebagian besar tidak dimiliki oleh negara lain.

Seminar internasional ini menjadi sarana mengembangkan FE Unisma ke arah pengembangan capacity building internasional dengan memperbanyak kerjasama dengan institusi luar negeri.

“Kegiatan ini menunjang program ke depan untuk akreditas internasional FE Unisma. Fasilitas juga sudah dikembangkan dan disiapkan sedini mungkin sehingga pada 2022 FE siap untuk ke arah dunia internasional,” tutupnya. 

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved