Jendela Dunia
Parah! Warganya Miskin, Wali Kota Cantik Ini Malah Hidup Glamor, Ternyata . . .
Pengadilan di Brasil menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada wali kota yang terbukti menggelapkan anggaran pendidikan.
SURYAMALANG.COM, BRASIL - Pengadilan di Brasil menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada wali kota yang terbukti menggelapkan anggaran pendidikan.
Lidiane Leite menjabat sebagai wali kota Bom Jardim, sebuah kota termiskin di Brasil.
Namun, apa yang dilakukan Leite jauh dari kesan seorang wali kota.
Saat kotanya berada dalam kemiskinan, justru Leite tinggal dan hidup mewah di Sao Luiz, ibu kota negara bagian Maranhao.
Kota itu terpisah jarak sekitar 289 kilometer dari Bom Jardim yang dipimpinnya.
Dikutip dari The Independent, dalam memerintah, Leite komunikasi dengan para bawahannya melalui WhatsApp.
Bahkan dia membuat grup khusus untuk melakukan hal itu.
Leite diketahui kerap memamerkan gaya hidup mewahnya di Instagram.
“Sebelum menjadi wali kota, saya hidup miskin.”
“Saya memiliki Land Rover.”
“Tetapi saya sekarang mengemudikan (Toyota) SW4,” tulis Leite di Instagramnya.
“Mungkin saya harus membeli mobil mewah lain.”
“Karena puji Tuhan, saya memiliki cukup uang untuk itu,” tulis Leite.
“Saya bisa membeli apapun yang saya inginkan.”
“Saya akan menghabiskan uang dengan cara yang saya mau.”
“Saya tidak peduli omongan orang lain tentang saya,” tambahnya.
Akhirnya potret kehidupan mewah Leite mengundang aparat berwajib untuk melakukan penyelidikan.
Hasilnya, diketahui Leite telah menggelapkan anggaran kota sebesar 4,5 juta pounsterling atau sekitar Rp 81,7 miliar dari anggaran pendidikan.
Tuduhan padanya muncul pertama kali pada Agustus 2015 atau sekitar 3 tahun sejak Leite memimpin.
Dia sempat melarikan diri selama 39 hari.
Akhirnya Leite menyerah.
Setelah menjalani persidangan selama 2,5 tahun, Leite dijatuhi hukuman 14 tahun dan 1 bulan penjara.
Tindakan Leite sering menuai kecaman warga Bom Jardim.
Di antaranya karena menghapus pemberian makan siang untuk murid sekolah setiap hari.
Padahal program itu sangat diandalkan warga untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
Modus lainnya adalah mengontrak perusahaan fiktif untuk membangun tiga sekolah.
Tapi, anggaran pembangunan itu dinikmati sang wali kota dan orang-orang di sekitarnya.
Leite menjadi wali kota mulai 2012.
Dia menggantikan pejabat sebelumnya, Humberto Dantos dos Santos yang dituduh terlibat kasus korupsi.
Berita ini sudah dimuat di Tribunjogja.com dengan judul Warganya Miskin, Walikota Cantik Ini Korupsi Dana Pendidikan untuk Biayai Kehidupan Mewahnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wali-kota-di-brasil-lidiane-leite-yang-diduga-korupsi_20171206_172524.jpg)