Selebrita
Martunis, Anak Angkat Cristiano Ronaldo Dulu Korban Tsunami Aceh yang Banting Setir Menjadi Begini
Pada bencana tsunami Aceh 13 tahun yang lalu, ada satu bocah yang mendadak menjadi sorotan banyak pihak
SURYAMALANG.COM - Masyarakat Indonesia tentunya tidak akan lupa dengan peristiwa yang terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004.
Kala itu bencana alam tsunami meluluhlantahkan Tanah Aceh.
Banyak orang kehilangan sanak saudaranya, fasilitas publik pun hancur akibat bencana tersebut.
Pada bencana tsunami Aceh 13 tahun yang lalu, ada satu bocah yang mendadak menjadi sorotan banyak pihak.
Dia adalah Martunis Sarbini, bocah kelahiran Banda Aceh, 2 Mei 1997, yang menjadi anak angkat pemain sepak bola terkenal Cristiano Ronaldo.

Dilansir TribunJabar.co.id dari TribunStyle.com, akibat tsunami, Martunis kehilangan Ibunya, Salwa, kakak laki-laki, Nurul A'la (12), dan adiknya, Annisa (2).
Ia sempat terombang-ambing selama 21 hari sebelum akhirnya diselamatkan.
Hal yang menjadi perhatian adalah Martunis mengenakan jersey tim nasional Portugal saat kali pertama ditemukan.
Ronaldo pun menyempatkan datang menemui Martunis di Aceh dan memberi beasiswa untuk sekolah.

Dilansir TribunJabar.co.id dari Bolasport, Martunis yang pernah mengikuti pelatihan sepakbola di Sporting Lisbon Portugal, kini banting setir menjadi polisi.
Kendati demikian, Martunis kabarnya ingin menjadi polisi agar bisa bergabung dengan Bhayangkara FC.
Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan, sebagaimana dilansir Bolasport.com dari Coconuts.
Bila lolos jadi polisi, menurut Kombes Goenawan, Martunis berkesempatan jadi pemain Bhayangkara.
Sebelumnya, foto-foto Martunis yang sedang mendaftar menjadi polisi di Polda Aceh beredar di dunia maya.

Di media sosial Instagram pribadinya, Martunis juga sempat mengunggah satu foto yang memperlihatkan dia mengenakan kemeja putih dan celana hitam dikelilingi tiga personel polisi.
"Sandarkan kemungkinan kepada Allah,bukan hanya menjadi mungkin.tapi Insya Allah akan Terwujud," tulis Martunis.

Fakta Martunis
Setelah diadopsi oleh bintang sepakbola populer, Cristiano Ronaldo, Martunis menjadi perbincangan dunia.
Martunis Sarbini (19) yang lahir di Banda Aceh, 2 Mei 1997, adalah satu diantara ratusan anak Aceh korban tsunami Desember 2004.
Berikut fakta-fakta soal pesepakbola tanah air yang merintis karier di luar negeri ini.
1. Kisah tragis saat berusia 10 tahun
Ia kehilangan Ibunya, Salwa, kakak laki-laki, Nurul A'la (12), dan adiknya, Annisa (2 tahun).
Mobil pick up yang ditumpanginya tersapu ombak, Martunis sempat menarik lengan adiknya yang minta tolong, namun tangan mungilnya kalah oleh arus.
Ibu, kakak dan adiknya pun hilang terseret arus tsunami, sehingga berpisah selamanya.
Ayahnya, Sarbini, yang saat itu sedang bekerja di tambak, selamat.
2. Semangat hidup yang tinggi selama 21 hari

Siapa sangka bocah sekecil itu mampu bertahan hidup terapung-apung di sebatang kayu, memanjat pohon, hingga terdampar di rawa-rawa selama 21 hari.
3. Jalan-jalan bersama Queen of Pop, Madonna

Setelah ke Portugal, tahun 2006 lalu penyanyi Madonna juga mengundang Martunis dan ayahnya ke London.
Mereka diajak berkeliling ke tempat rekreasi terkenal di Inggris.
4. Diboyong Ronaldo ke Portugal
Martunis merantau ke tanah kelahiran Ronaldo sejak 28 Juni 2015, untuk menjalani masa pelatihan di klub sepak bola Sporting Lisbon di Portugal.
5. Mengenakan nomor punggung sama dengan ayah angkat

Setelah resmi direkrut oleh klub Sporting Lisbon pada tanggal 1 Juli 2015, ia diberikan kostum tim dengan nomor punggung 28.
Itu adalah nomor yang digunakan Ronaldo saat masih memperkuat Sporting.
6. Memilih posisi yang sama juga
Martunis memegang posisi gelandang sayap atau winger, posisi yang juga dipegang ayah angkatnya sewaktu berkarir di klub tersebut.
7. Religius
"Selama di Portugal, Martunis harus menjalankan ibadah puasa selama 17 jam lebih."
"Paling berat adalah waktu makan sahur, karena yang ada cuma roti saja," ujar kakak asuhnya, Munawardi dilansir dari Serambi Indonesia.
8. Pantang Menyerah
Martunis belum berhasil mendapatkan kontrak eksklusif dari klub ternama tersebut.
"Kegagalan itu cara Allah mengatakan "Bersabarlah" aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu."
9. Bermain di klub lokal
Sebelum ke Sporting lisbon, pada tahun 2012 Martinus sempat memperkuat kesebelasan PSAP Sigli.
Kini, Martunis tergabung dalam tim Askot PSSI dan Persiraja Banda Aceh.
11. Diundang Ketua PSSI

Dalam laga Leg I Semifinal Piala AFF 2016, Indonesia vs. Vietnam, Martunis diundang khusus oleh Ketua PSSI untuk menyaksikannya langsung.
Namun dia menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir karena alasan kesehatan. (TribunJabar.co.id & TribunStyle.com)
Berita ini telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Ingat Martunis Bocah Korban Tsunami yang jadi Anak Angkat Ronaldo? Kini Pekerjaannya Tak Disangka