Malang Raya

Panen, Sebanyak 165 Preman Terciduk dalam Operasi yang Digelar Polres Malang

Sebanyak 165 orang terjaring dalam operasi preman yang dilakukan oleh Polres Malang.

Panen, Sebanyak 165 Preman Terciduk dalam Operasi yang Digelar Polres Malang
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah memimpin pers rilis terkait hasil operasi preman di halaman depan Mapolres Malang, Sabtu (9/12/2017) 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Sebanyak 165 orang terjaring dalam operasi preman yang dilakukan oleh Polres Malang.

Dijelaskan Wakil Kepala Polisi Resort (Wakapolres) Malang Kompol Decky Hermansyah, operasi itu sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu.

“Operasi ini dilakukan sebelum menuju operasi sikat tanggal 11 hingga 20 Desember mendatang,” ujar Kompol Decky Hermansyah.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Decky, Kapolri mengingikan pada perayaan natal serta pergantian tahun nanti berlangsung dengan aman dan tertib.

Operasi preman ini adalah upaya awal untuk menanggulangi potensi-potensi kekacauan di tengah masyarakat.

Sebanyak 165 orang yang terjaring berasal dari berabagai latar belakang. Ada anak-anak punk, gelandangan, serta beberapa orang yang tidak memilik identitas jelas.

Mereka akan mendapat pembinaan dari pihak kepolisian.

“Namun jika ada yang terbukti melakukan tindak pidana, tetap akan kami proses sesuai hukum,” ujar Decky, Sabtu (9/12/2017).

Sebanyak 30 Polsek yang berada di Polres Malang menjaring ratusan orang dalam operasi preman itu. Operasi preman dilakukan dengan sasaran perempatan lampu merah, tempat hiburan malam dan juga losmen.

Mayoritas yang terjaring adalah anak jalanan, pengamen dan preman lainnya. Tampak juga ada tiga perempuan yang terciduk razia tersebut.

Ia menjelaskan, rencananya Operasi Lilin yang akan digelar mulai tanggal 11 hingga 20 Desember 2017 menyasar pada curas, curat dan curanmor. Selain itu, juga ada tiga kategori perhatian yakni, narkoba, senjata tajam dan bahan peledak.

"Merupakan perintah Kapolri (Jenderal Polisi Tito Karnavian), bagaimana pelaksanaan tahun baru berjalan lancar," terangnya.

Ditegaskan Decky, pengamen juga bisa diberikan sanksi hukum, jika dalam aktivitasnya memaksa orang serta dilakukan lebih dari dua orang. 

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved