Breaking News:

Malang Raya

Warga Malang Perlu Waspada ! Ada Modus Maling Motor dengan Gendam Seperti Ini

Motor itu dibawa kabur ke Probolinggo dan dijual kepada Faisol, si penadah.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
wartakota
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Modus pencurian motor di kota Malang semakin beragam. Terbukti dengan diungkapnya kasus pencurian motor dengan modus gendam yang ditangani Polsek Blimbing.

Jajaran Polsek Blimbing menahan tersangka maling motor itu, Wahyu  Susianto alias Bayu alias Didik ( 26)  warga  Jl Urip  Sumoharjo, Desa Plumbon, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Polisi juga menahan M Faisol (20) warga Dusun Wringin Anom,Wringin Anom, Desa Kebonsari Weten, Kabupaten Probolinggo karena perannya sebagai penadah. 

Hingga Kamis  (14/12/2017), keduanya masih mendekam di balik jeruji besi Polsekta Blimbing.

Wahyu ditangkap karena mengambil motor Honda Beat mililik Sulaiman Zakaria (22) warga Jl LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dengan cara menggendamnya.

Sedangkan Faisol ditangkap karena membeli motor hasil kejahatan Wahyu.

Kapolsek Blimbing Kompol Slamet Riyadi menjelaskan bahwa aksi gendam itu terjadi November lalu di Jl LA Sucipto.

Korban yang saat itu berjualan ayam goreng didatangi oleh Wahyu.

Dengan sok akrab, Wahyu kemudian memesan 80 bungkus ayam goreng.

Usai memesan itu, Wahyu meminta untuk diantar ke Jl A Yani.

Namun sesampainya depan Alfamart, Wahyu menurunkan korban.

Wahyu kemudian meminjam motor tersebut untuk menjemput temannya yang akan melakukan pembayaran.

Korban percaya dan meminjamkan motornya.

Namun setelah ditunggu berjam-jam, Wahyu tidak pernah mengembalikan motor tersebut.

Motor itu dibawa kabur ke Probolinggo dan dijual kepada Faisol, si penadah.

Pasca dilaporkan ke petugas, polisi segera melakukan penyelidikan.

Pada 5 Desember 2017, petugas berhasil membekuk Wahyu di depan pabrik rokok di Jl Batubara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Saat dibekuk, Wahyu sempat mengelak.

“Namun kemudian akhirnya Wahyu mengaku kalau motor hasil kejahatannya telah dijual,” ujar Slamet, Kamis (14/12/2017).

Petugas Polsekta Blimbing kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil memangkap Faisol.

Dari pengakuan Faisol, motor itu telah dijual kepada orang lain yang tidak dikenal.

Kini petugas masih terus melakukan pengembangan karena diduga Wahyu sudah sering melakukan kejahatan serupa.

"Tersangka WS kami kenakan Pasal 372 KUHP. Sedangkan FS kami tangkap sebagai penadah. Kami masih terus melakukan pengembangan," ujar Kompol Slamet

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved