Persebaya Surabaya

Permintaan Bonek Agar Dikembalikan TMS Milik Persebaya, Ini Jawaban Manajer Bhayangkara

"Kami tunggu sampai Rabu. Kalau masih tidak bisa, kami akan gelar aksi yang lebih besar," ujar Andie Peci

Permintaan Bonek Agar Dikembalikan TMS Milik Persebaya, Ini Jawaban Manajer Bhayangkara
SURYAMALANG.COM/Fatkhul Alami
Puluhan ribu suporter Persebaya Surabaya, Bonek, memadati ruas Jl A Yani Kota Surabaya, Selasa (29/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polemik terkait Transfer Match System (TMS) FIFA antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC (BFC) yang dipermasalahkan Bonek, akhirnya dijawab secara lugas oleh Manajer Bhayangkara FC.

Ditemui saat acara 'Welcome home the Championship Bhayangkara FC' di Surabaya, Senin (18/12/2017), Sumardji menegaskan jika persoalan TMS sudah tak selayaknya dibahas, karena TMS sejatinya merupakan wewenang dari federasi.

"Apa yang saya sampaikan ini apa adanya, berkaitan dengan TMS saya minta untuk tidak dibuat sesuatu yang membuat masyarakat bingung, khususnya pecinta bola yang ada di Surabaya. Polemik TMS sudah berakhir, sekali lagi polemik TMS sudah berakhir. Dengan diberikannya TMS BFC sendiri, Persebaya sendiri," kata AKBP Sumardji, Senin (18/12/2017).

Pihaknya menilai, dengan pemberitaan yang sempat berkembang, seakan BFC enggan mengembalikan TMS Persebaya, akan membuat masyarakat khususnya Bonek tersulut, padahal pihak BFC sudah sejak awal Persebaya naik Liga 1, TMS Persebaya telah dikembalikan pada Federasi, sehingga menjadi tugas federasi mengurus TMS BFC yang saat ini sudah diproses.

"Urusan TMS itu bukan domainnya klub, itu domainnya federasi. Ini tolong dikutip betul agar supaya masyarakat khususnya saudara-saudara saya yang ada di Surabaya ini tidak dibuat binggung dengan adanya pemberitaan TMS. Besok tanggal 19 secara keseluruhan klub akan mengikuti workshop soal TMS bersama PSSI. Sekarang sudah clear dan bisa diakses. Tapi TMS sifatnya rahasia, jadi tidak boleh semua orang itu bisa mengakses yang namanya rahasia klub," tegasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Bonek melalui Andie Peci salah satu pentolan Bonek menggelar aksi demo dengan tuntutan agar BFC segera mengembalikan TMS Persebaya dengan batas akhir, Rabu (20/12/2017) mendatang.

"Kami tunggu sampai Rabu. Kalau masih tidak bisa, kami akan gelar aksi yang lebih besar," ujar Andie Peci beberapa waktu lalu.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved