Travelling

Taman Dempo Kota Malang, Destinasi Unggulan untuk Wisata Kuliner dan Heritage di Tengah Kota

Jl Dempo berada di kawasan nama jalan gunung-gunung. Jl Dempo tersambung dengan Jl Ijen dan Jl Rinjani

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wali Kota Malang, M Anton bersama Kepala Sekolah SMA Dempo meninjau taman usai acara peresmian di Taman Dempo, Kota Malang, Sabtu (23/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Orang Malang menyebut nama Dempo, bisa dipastikan mengacu ke nama sebuah jalan yakni Jl Dempo. Nama jalan ini mengacu ke nama sebuah gunung, yakni Gunung Dempo yang berada di Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan.

Jl Dempo berada di kawasan nama jalan gunung-gunung. Jl Dempo tersambung dengan Jl Ijen dan Jl Rinjani.

Nama Jl Dempo terdengar akrab di telinga warga Kota Malang. Ketika menyebut nama jalan ini, bisa jadi para penggemar kuliner langsung akan menyebut es teler Dempo, gado-gado Dempo, atau mie pangsit Dempo.

Ketiga macam kuliner ini disebutkan oleh Kepala SMAK Santo Albertus Antonius Sumardi O.Carm ketika berpidato di peresmian peluncuran Taman Dempo.

"Kalau menyebut nama Dempo maka orang akan teringat es teler Dempo, gado-gado Dempo, juga mie pangsit Dempo. Kemudian tentunya ada SMA Dempo yang juga turut menyandang nama besar itu. Dan sekarang ada Taman Dempo," ujar Antonius.

Sebutan akrab untuk SMAK Santo Albertus adalah SMA Dempo. Bahkan bagi para pendatang, nama SMA Dempo terbilang lebih nge-trend darinama nama asli sekolah itu sendiri.

Karena berada di Jalan Dempo, beberapa tempat terkenal ataupun bersejarah akhirnya menyandang embel-embel Dempo di belakangnya. Kini ada satu tempat lagi yang layak untuk dikunjungi di jalan itu, yakni Taman Dempo.

Taman ini membelah jalur di jalan utama Dempo dari arah Jl Ijen menuju SMA Dempo. Taman Dempo dikenalkan ke khalayak ramai, Sabtu (23/12/2017) setelah Pemerintah Kota Malang bersama pihak SMA Dempo meluncurkan taman yang telah direviltasasi itu.

Revitalisasi taman sepanjang sekitar 150 meter ini tak lepas dari campur tangan SMA Dempo. Sebab alumni angkatan 1992-lah yang mengucurkan dana yang kemudian dikemas dalam bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemkot Malang dalam bentuk revitalisasi taman.

Sebelumnya Taman Dempo telah terbangun. Sebelum direvitalisasi, taman itu ditumbuhi rumput liar dan semak.

Kini Taman Dempo berubah menjadi taman cantik. Dana Rp 800 juta dari alumni SMA Dempo mampu mengubah wajah taman itu. Sebuah kolam air mancur yang diibaratkan kawah candradimuka berada di ujung taman di seberang SMA Dempo. Di ujung satunya, dua ekor patung singa menjaga taman itu. Dua patung singa itu berhadap-hadapan.

Terdapat area berjalan kaki pagi masyarakat. Di sekitar area jalan kaki, tumbuh bunga yang sedang bermekaran.

"Keberadaan taman ini akan menimbulkan konsekuensi. Tetapi jika khawatir terus, maka kekhawatiran itu akan menghabiskan energi. Karena itu, kami berharap taman ini memberikan manfaat baik, dan semua orang turut menjaga taman ini," tegas Antonius.

Bercermin dari keberadaan taman-taman cantik lain di Kota Malang, warga bakal mendatangi taman-taman yang telah diubah menjadi ruang terbuka hidup yang aktif atau taman yang cantik. Taman kota selalu menjadi jujugan warga sebagai tempat bermain atau tempat rekreasi yang murah.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved