Batam

Pengakuan Lelaki Pembunuh Istri Pelayar di Batam

#SELINGKUH BERAKHIR TRAGIS. Deli Cinta adalah istri seorang pelayar. Ia berkenalan dengan Dedi Purbianto melalui Facebook.

Editor: yuli
tribun batam
Dedi Pebrianto, tersangka pembunuh Deli Cinta Sihombing digelandang ke kediamannya untuk penggeledahan di Barelang, Batam. 

SURYAMALANG.COM, BATAM - Dedi Purbianto (29) tersangka pembunuhan Deli Cinta Sihombing, mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati lantaran upah jasanya tidak dibayar sesuai perjanjian.

Hal itu diungkap Kapolsek Batuaji, Batam, Kompol Sujoko, Senin (25/12/2017), saat hendak membawa tersangka ke rumah sakit untuk mengganti perban di kakinya.

Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko mengatakan, dari pengakuannya, tersangka nekat membunuh korban karena sakit hati saat menagih uang jasanya melayani korban.

"Perjanjiannya bayar Rp 1,5 juta, tapi hanya dibayar Rp 200 ribu. Pas ditagih, tersangka mengaku korban memakinya, bahkan sempat usir pelaku. Karena sakit hati, tersangka langsung melakukan pencekikan," kata Kapolsek, Senin (25/12/2017).

Sujoko mengatakan, tersangka mengaku kenal dengan korban melalui aplikasi, lalu berjumpa di sebuah klub malam di kawasan Nagoya, Batam.

Lantaran sakit hati itu, pelaku mencekik leher korban, saat korban dalam kondisi lemas, kaki dan tangan korban kemudian diikat, sampai kemudian ditemukan meninggal dunia.

"Karena ada tekanan kuat saat dicekik, membuat darah keluar dari hidung korban," kata Kapolsek.

Deli Cinta adalah istri seorang pelayar. Ia berkenalan dengan Dedi Purbianto melalui Facebook.

Kencan pertama mereka dilakukan di sebuah hotel di kawasan Nagoya, Batam.

Sedangkan yang kedua dilakukan di kediaman korban. 

"Yang kedua, Deli yang menjemput pelaku untuk dibawa ke rumahnya, Rabu 20 Desember 2017, sekitar pukul 10.00 WIB. Pernyataan pelaku ini singkron dengan keterangan tetangga korban yang mengaku melihat seorang pria di rumah korban," kata seorang penyidik kepada TRIBUNBATAM.id.

Pelaku berada di rumah korban dari siang hingga malam hari. Selain keduanya, di rumah itu juga ada anak korban.

"Malam harinya, kedua orang ini sempat melakukan hubungan badan sebelum pelaku menghabisi korban dengan cara dicekik menggunakan tangannya," kata penyidik.

Pelaku dihabisi Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Setelah memastikan korban tewas, pelaku kemudian membawa kabur mobilnya.

Selain mobil, Pebrianto juga membawa kabur televisi LED dan ponsel milik korban serta sejumlah barang berharga lain dari rumah korban.

"Pelaku mengaku kesal, selama dua kali kencan, korban tak mau membayarnya, sehingga ia nekat menghabisi korban," tambah penyidik lagi.  tribun batam

BRITA SEBELUMNYA: Istri Kencani Gigolo di Batam saat Suaminya Berlayar, Endingnya Sungguh Tragis

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved