Breaking News:

Media Sosial

Twitter @PartaiBatman Fitnah NU soal Ustaz Abdul Somad, Bisa Dihukum 4 Tahun Penjara

AKUN TWITTER @PartaiBatman menuduh Ketua Umum Nahdlatul Ulama di balik pengusiran Ustaz Abdul Somad dari Hongkong. Fitnah yang keji.

nu online
Lambang Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam terbesar di Indonesia. 

SURYAMALANG.COM - Ahli Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Muhtar Said mengatakan admin akun Partai Batman yang mengatakan bahwa ada rekayasa yang membuat Ustaz Abdul Somad tidak diperbolehkan memasuki wilayah kedaulatan Hongkong, telah memenuhi delik pidana.

“Ketum PBNU sudah melakukan klarifkasi bahwa twitan akun Partai Batman tersebut tidak benar. Dengan penyataan tersebut berarti admin akun Partai Batman telah memenuhi delik pidana, dan bisa dipenjara selama 4 tahun,” kata Said, Kamis (28/12).

Said mengatakan setidaknya ada tiga unsur di delik fitnah tersebut, yakni (1) seseorang, (2) menista orang lain baik secara lisan maupun tulisan, dan (3) orang yang menuduh tidak dapat membuktikan tuduhannya dan jika tuduhan tersebut diketahuinya tidak benar.

Seperti diberitakan akun Twitter Robin (@partaiBatman) menuliskan twitnya, “Penolakan UAS di Hongkong merupakan pesanan LBP, LBP perintahkan Said Aqil Siradj, Said Aqil suruh Nusron Wahid menghubungi imigrasi Hongkong untuk tolak UAS.”

Twitan tersebut jelas membuat kalangan Nahdlyin geram karena merupakan tuduhan dan fitnah kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Twit tersebut sudah dibantah Ketua PBNU Bidang Hukum dan Konstitusi, Robikin Emhas, yang pada intinya Robikin mengatakan twit tersebut adalah fitnah kepada Ketum PBNU.

Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siroj sendiri menanggapi hal itu dengan senyum. Baginya, fitnah kepada KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) lebih hebat dari ini. Tetapi, Gus Dur dengan santai menanggapinya. Bahkan, orang setingkat Nabi Muhammad saja pernah merasakannya.

Sementara itu akun twitter @partaiBatman memang sudah tidak bisa diakses tak lama setelah kasus tersebut mencuat.

Sebelumnya, beredar fitnah yang disebarkan satu akun Twitter yang menyebut KH Said Aqil Siroj adalah dalang di balik penolakan Ustaz Abdul Somad di Hongkong.

Akun Partai Batman itu menuliskan, "Penolakan ustadz Abdul Somad di Hong Kong, merupakan pesanan LBP (Luhut Binsar Panjaitan, menteri Koordinator Bidang Kemaritiman). LBP perintahkan Said Aqil. Said Aqil suruh Nusron Wahid hubungi imigrasi Hong Kong untuk tolak Abdul Somad."

Menurut Robikin, publik sudah mafhum bahwa Kiai Said Aqil Siroj adalah tokoh yang selalu mengajarkan amar makruf  (berbuat kebajikan) dengan cara yang baik; begitu juga nahi mungkar (melarang perbuatan buruk) dengan cara yang baik pula. Itu adalah metode dakwah yang dijunjung tinggi kalangan NU.

NU tentu ikut menyesalkan insiden penolakan UAS. Soal menerima atau menolak warga asing masuk, sepenuhnya wewenang mutlak otoritas Hong Kong. Kewenangan semacam itu dimiliki juga oleh negara Indonesia.

"Mungkin tindakan pemerintah setempat (Hong Kong), merupakan bentuk proteksi atas warga negaranya sesuai sistem politik dan kebudayaan yang dianutnya. Kita ambil hikmahnya," kata Robikin.

Dia bersyukur, kegiatan keagamaan yang direncanakan tetap berjalan dengan penceramah lain dari Indonesia, yakni KH Anwar Zahid. Dengan demikian syiar Islam tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, NU juga difitnah menolak Ustadz Abdul Somad ketika hendak berceramah di Bali. NU.OR.ID

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved