Breaking News:

Nasional

Inilah Kepala Badan Siber yang Baru Dilantik Jokowi, Badan Siber dan Sandi Negara Kini Diresmikan

Peresmian Badan Sandi daan Siber Negara itu ditandai dengan diantiknya Kepala Badan Siber dan Sandi Negara

Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam peresmian SMAN Taruna Nala di Kelurahan Tlogowaru, Kota Malang, Sabtu (3/6/2017). 

SURYAMALANG.com - Presiden RI Joko Widodo meresmikan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN).

Peresmian Badan Sandi daan Siber Negara itu ditandai dengan diantiknya Mayjen TNI (Purn.) Dr. Djoko Setiadi, M.Si sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara di Istana Negara Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Dengan demikian menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, tanggung desk siber di kementeriannya diserahkan ke BSSN.

"Sebelum BSSN dibentuk maka ditangani oleh menkopolhukam lewat namanya desk siber. Desk ini penyangga saja," ujar Wiranto kepada wartawan, di kantornya, Rabu (3/1/2018).

BSSN menurut Wiranto juga akan mengambil alih sejumlah kesepakatan kerjasama antara Kemenkopolhukam dengan negara-negara diluar negri yang sudah terjalin, terkait keamanan siber.

"Sehingga mereka bisa lebih firm, mereka bisa lebih fokus pada hal-hal yang menyangkut keamanan siber," katanya.

BSSN yang diresmikan hari ini, adalah gabungan antara Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dengan direktorat di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang menangani keamanan informasi.

Dalam kesempatan yang sama, Menkominfo, Rudiantara, mengatakan BSSN akan membambil alih sebagian tanggungjawab kementeriannya.

Ia mencontohkan jika ada serangan virus wannacry seperti yang terjadi tahun lalu maka hal tersebut adalah tanggungjawab BSSN.

Sementara penindakan terhadap materi-materi yang dianggap bermasalah di dunia maya, termasuk materi serupa yang berada di media sosial (medsos), menurut Rudiantara, masih berada di kementeriannya.

"Penanganan masalah seperti wannacry yang kemarin, itu kaitannya dengan siber," ujarnya.

"Kalau konten itu beda, konten manajemen itu lain," katanya. (dri/Tribunnews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved