Breaking News:

Malang Raya

Dies Natalis Universitas Brawijaya Malang, Menteri Sri Mulyani Sampaikan Orasinya Tentang Ini

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertugas mengelola endowment fund untuk pemberian beasiswa bagi anak bangsa dan hibah penelitian

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
VOA
Sri Mulyani Indrawati (foto arsip) 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, menyampaikan orasi ilmiah dalam acara Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis Universitas Brawijaya (UB) Malang ke-55, Jumat (5/1/2018).

Dalam orasinya, Sri Mulyani mengambil tema Menjaga Momentum untuk Mencapai Kesejahteraan Indonesia. Salah satu yang ia tekankan adalah tentang pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan SDM adalah kunci perkuatan momentum dan pemerataan kesejahteraan. Pemerintah mengalokasikan 20 persen dari belanja APBN untuk pendidikan dan dipergunakan secara signifikan dari Rp 208 triliun pada 2009 menjadi Rp 444,1 triliun pada 2018,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pemerintah juga telah mendirikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertugas mengelola endowment fund untuk pemberian beasiswa bagi anak bangsa dan hibah penelitian.

Jumlah penerima beasiswa LPDP telah mencapai 18.466 hingga November 2017. LPDP diharapkan akan melahirkan generasi bangsa Indonesia yang mampu membawa estafet pembangunan Indonesia menuju cita-cita kemerdekaan.

“Universitas Brawijaya merupakan salah satu tujuan favorit yaitu berada di posisi ke 7 dengan adanya 304 awardee yang saat ini telah atau sedang melaksanakan studi di kampus Brawijaya,” tutur Sri.

Ia juga mengatakan peranan universitas dalam pembentukan SDM yang diperlukan Indonesia sangatlah krusial. Indonesia membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi hard skill dan soft skill yang memadai untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Saya mengajak UB untuk terus mengawal dan membantu menciptakan cita-cita kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita kemerdekaan, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dan berkesinambungan melalui fungsi pendidikan,” kata dia.

Meskipun hard skill penting untuk mempersiapkan SDM yang siap memasuki pasar tenaga kerja dengan keterampilan tinggi dan nilai tambah, namun menurutnya soft skill juga sangat diperlukan.

“Soft skill diperlukan untuk membentuk SDM yang berkarakter, integritas, berkemampuan komunikasi baik, serta memiliki kemampuan untuk bekerja sama atau bersinergi,” terangnya.

Ia berharap UB dan perguruan tinggi lain di Indoensia menjadi aset kebanggaan Indonesia dan berpartisipasi membangun Indonesia dan membangun momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Acara puncak Dies Natalis itu dimeriahkan oleh Orchestra Brawijaya yang dikonduktori oleh Purwacaraka dan penampilan dari Trie Utami.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved