Malang Raya

Dispenduk Kabupaten Malang Lampaui Target Jumlah Layanan, 82 Persen Warga Miliki Akta Kelahiran

Mereka sudah memahami, kepemilikan akta kelahiran menjadi salah satu persyaratan penting untuk berbagai keperluan warga.

Dispenduk Kabupaten Malang Lampaui Target Jumlah Layanan, 82 Persen Warga Miliki Akta Kelahiran
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Warga pencari akta kelahiran di kantor layanan Dispendukcapil Kabupaten Malang pekan lalu. Selalu padat seperti ini setiap harinya. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang berhasil penuhi permintaan kepemilikan akta kelahiran mencapai 82 persen dari jumlah penduduk.

Pencapaian tersebut melebihi target kepemilikan akta kelahiran dari total jumlah penduduk kabupaten Malang tahun 2017 sebesar 79 persen.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, Purnadi mengatakan, dewasa ini masyarakat Kabupaten semakin menyadari pentingnya memiliki akta kelahiran.

Mereka sudah memahami, kepemilikan akta kelahiran menjadi salah satu persyaratan penting untuk berbagai keperluan warga.

Mulai dari masuk sekolah, pengurusan visa ke luar negeri, bekerja, kepesertaan BPJS, dan sebagainya.

"Untuk itulah, target pelayanan akta kelahiran yang kami lakukan tahun 2017 bisa tercapai, bahkan terlampaui," kata Purnadi, kemarin.

Dijelaskan Purnadi, banyaknya warga yang memohon kepemilikan akta kelahiran juga disebabkan oleh semakin mudahnya prosedur dan proses mengurus akta kelahiran di Dispendukcapil.

Di samping itu, adanya pelayanan cepat dan transparan kepada warga oleh Dispendukcapil kabupaten Malang dalam pelayanan pengurusan akta kelahiran dipastikan ikut andil dalam memotivasi warga mengurus akta kelahirannya.

"Makanya, tahun 2018 ini kami harapkan warga yang mencari akta kelahiran semakin banyak, dan kalau bisa 100 persen warga kabupaten Malang miliki akta kelahiran semua," tandas Purnadi.

Sedangkan untuk pelayanan dan perekaman E-KTP, menurut Purnadi, tahun 2017 jumlahnya juga melampaui target.

Di mana Dispendukcapil ditargetkan bisa melayani E-KTP terhadap 1.970.000 warga, ternyata hingga akhir bulan Desember 2017 jumlah warga terlayani E-KTP mencapai 2 juta warga.

Dengan demikian target jumlah pelayanan E-KTP mampu melampaui jumlah yang ditargetkan.

"Meskipun dalam pelayanan selama 2017 masih terkendala material E-KTP, tapi pencapaian warga yang melakukan perekaman E-KTP sudah sesuai yang diharapkan," tutur Purnadi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved