Breaking News:

Mengapa Perceraian Ahok-Veronica Mematahkan Hati Banyak Pihak? Pakar Psikologi Mengungkapnya

Mungkin inilah saat yang sesuai dengan ungkapan, "Tak selamanya kenyataan itu indah."

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Basuki Tjahaja Purnama (kiri) bersama istrinya, Ibu Veronica Tan, berfoto sebelum acara pelantikan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam sisa masa jabatan 2012-2017, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/11/2014). Basuki yang akrab disapa Ahok merupakan gubernur ketiga yang dilantik langsung oleh presiden setelah Ali Sadikin yang dilantik Presiden Soekarno dan Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

SURYAMALANG.COM - Gugatan cerai Ahok terhadap Istrinya, Veronica Tan, yang dianggap isapan jempol belaka kini mulai terjawab kenyataannya.

Kenyataan yang diungkap oleh kuasa hukum Ahok, tentu saja tak mampu dibantah kebenarannya.

Mungkin inilah saat yang sesuai dengan ungkapan, "Tak selamanya kenyataan itu indah."

Pasalnya, kebersamaan Ahok-Veronica sudah mendapatkan ruang tersendiri di hati masyarakat, sejak Ahok menjabat menggantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI, hingga Ahok terperangkap dalam jeruji besi.

Veronica tak pernah absen mendampingi suaminya.

Bahkan, kebersamaan mereka di Perayaan Natal juga sempat menarik perhatian publik.

Beramai-ramai publik mendoakan Veronica agar dia diberi kelimpahan kesabaran atas pasal yang dilimpahkan pada Ahok.

Namun nasib berkata lain, pengacara Ahok, Josefina Agatha Syukur, yang mewakili mantan orang nomor satu di DKI tersebut sudah membenarkan adanya gugatan cerai.

Kini masyarakat dirundung kesedihan, tak hanya ratusan, bahkan puluhan ribu hati patah.

Puluhan ribu hati patah tersebut meluangkan waktu untuk 'menandatangani' petisi online agar gugatan tersebut dibatalkan.

Halaman
123
Penulis: Insani Ursha Jannati
Editor: Insani Ursha Jannati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved