Senin, 18 Mei 2026

Tulungagung

Kabar Gembira Bagi Lulusan SMKN 1 Tulungagung yang Ijazahnya Sempat Tak Bisa Diambil

Hafidz mengatakan seharusnya ijazah para siswa diberikan sejak awal. Sebab, dokumen bukti kelulusan itu penting untuk mencari pekerjaan.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Riska Deansa Putri memamerkan ijazah yang sudah diambil di SMKN 1 Tulungagung, Selasa (16/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Riska Deansa Putri (18) langsung tersenyum usai keluar dari ruang guru SMKN 1 Tulungagung, Selasa (16/1/2018).

Akhirnya Putri mendapat ijazah asli setelah lulus dari sekolah itu delapan bulan silam.

“Saya tidak membayar sepeserpun,” ucap Putri kepada SURYAMALANG.COM.

Belasan orang tua siswa mendatangi SMKN 1 Tulungagung untuk mengambil ijazah anaknya.

Para orang tua ini merespon pertanyaan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim wilayah Tulungagung bahwa untuk mengambil ijazah harus dibebaskan dari semua biaya.

“Kami datang untuk mengambil ijazah, seperti yabg disampaikan kepala dinas,” ujar Hafidz Eko Santoso, wali murid.

Hafidz mengatakan seharusnya ijazah para siswa diberikan sejak awal.

Sebab, dokumen bukti kelulusan itu penting untuk mencari pekerjaan.

“Kalau sejak awal seperti ini kan enak,” ucapnya.

Hafidz pernah minta legalisasi foto kopi ijazah.

Namun, dia diminta membayar angsuran tunggakan.

“Saya hanya diberi dua lembar foto kopi ijazah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tulungagung, Arik Eko Lestari minta maaf atas ketidaknyamanan para orang tua siswa.

Selama ini pihaknya tidak berniat menahan ijazah para siswa.

Arik mengaku ada perbedaan pemahaman antara dia dengan para stafnya.

“Saya kumpulkan akan para staf untuk menyatukan bahasa,” ujar Arik.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved