Breaking News:

Surabaya

VIDEO : Sudah Ditutup, Tapi Aktivitas Prostitusi Masih Ada di Gang Dolly Surabaya, Ini Buktinya

Hal ini seiring diamankannya tujuh orang di Jl Jarak Gang Dolly oleh Satreskrim Polretabes Surabaya, Minggu (21/1/2018) dini hari

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bisnis prostitusi di Dolly, Kecamatan Sawahan, Surabaya masih menggeliat, kendati Pemkot Surabaya secara resmi sudah menutupnya sejak 2014 silam.

Hal ini seiring diamankannya tujuh orang di Jl Jarak Gang Dolly oleh Satreskrim Polretabes Surabaya, Minggu (21/1/2018) dini hari.

Tujuh orang yang diciduk polisi dari Gang Dolly itu, dua orang mucikari, Basuki (29) dan Tasripin (39), dua orang saksi AA (35) dan RB (19) asal warga Surabaya.

Sedangkan tiga wanita yang ikut diciduk merupakan korban alias wanita penghibur (PSK), yakni HDY (37), LK (42) dan YS (29).

Mereka diciduk tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polretabes surabaya di Wisma New Borneo Jl Jarak Gang Dolly, Dukuh Kupang Timur Surabaya lantaran aktivitas bisnis prostitusi.

Anggota Unit PPA mengamankan tujuh orang tersebut, setelah menerima informasi masih ada ativitas prostitusi di Gang Dolly.

Begitu petugas berada di lokasi dan mendapati ada transaksi trafficking (perdagangan manusia), polisi melakukan penggrebekan di Wisma Borneo yang berlokasi di Jl Jarak Gang Dolly.

"Ada dua tersangka dalam kasus trafficking ini, mereka merupakan mucikari. Kami juga mengamankan dua orang saksi dan tiga orang wanita merupakan korban," sebut AKBP Sudamiran, Kasatreskrim Polreatbes Surabaya, Minggu (21/1/2018).

"Ternyata masih ada tempat yang menyediakan untuk perbuatan cabul di bekas lokalisasi Dolly," tutur Sudamiran.

Penulis: fatkhulalami
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved