Malang Raya

1.579 KK di Kota Batu Masih Buang Air Besar Sembarangan, Perhatikan Nilai Anggaran Untuk Itu

Kurang lebih sekitar 70 warga yang akan diberikan jamban di rumah. Kisaran anggaran satu jamban sekitar Rp 4 juta.

1.579 KK di Kota Batu Masih Buang Air Besar Sembarangan, Perhatikan Nilai Anggaran Untuk Itu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Warga Gunungsari menunjukkan jamban di Gunungsari yang pembuangannya langsung ke aliran sungai. Dari 22 desa/kelurahan di Batu, Desa Gunungsari paling banyak KK yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Masih banyak warga di Kota Batu yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Dari total 46.365 KK se Kota Batu, warga yang masih BABS sekitar 1.579 KK.

Kebanyakan warga yang BABS ini masih menggunakan jamban yang ada di sekitar lingkungan mereka.

Seperti halnya di Dusun Kapru, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Batu.

Di sekitar situ masih banyak yang namanya jamban umum, bahkan jamban tersebut berada di aliran air sungai yang melintas di tengah perkampungan.

Jamban itu selalu digunakan untuk warga yang hendak buang kotoran.

Warga yang membuang kotoran dijamban itu, kebanyakan dari mereka masih terbiasa dengan cara lama.

Seperti yang diungkapkan oleh Lasiun (43), yang menyadari jika itu merupakan kebiasaan lama yang masih dibawa hingga saat ini.

"Di rumah memang ada kamar mandinya. Tapi kalau pagi dan ingin buang kotoran kalau kembali ke rumah itu jauh. Jadi ya di jamban ini," kata dia, Selasa (23/1)

Menurutnya, buang air di jamban ketimbang di rumah ini sudah menjadi kebiasaan warga di Gunungsari.

Halaman
1234
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved