Malang Raya
Waspada! Ini Penyebab Utama Kebakaran yang Sering Melanda Kota Malang
Kebakaran bermula dari penggunaan listrik yang tidak aman, misalnya menambah saluran listrik atau menggunakan kabel tidak SNI.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kebakaran di Kota Malang didominasi karena korsleting listrik.
Berdasar data di Pemadam Kebakaran Kota Malang, jumlah kasus kebakaran akibat konsleting listrik pada 2016 sebanyak tujuh kali.
Jumlah meningkat menjadi 24 kejadian pada 2017.
Sedangkan pada Januari 2018, sudah ada enam kebakaran yang mayoritas akibat korsleting listrik.
Kepala Pemadam Kebakaran Kota Malang, Jose Belo mengatakan kebakaran akibat konsleting listrik merupakan human error.
Kebakaran bermula dari penggunaan listrik yang tidak aman, misalnya menambah saluran listrik atau menggunakan kabel tidak Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Seperti kebakaran di Dinoyo beberapa waktu lalu.”
“Sesuai hasil lab, kebakaran itu karena posisi charger yang tidak masuk sempurna sehingga membakar plastik dan mengakibatkan kebakaran,” papar Jose Belo kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (30/1/2018).
Belo mengunkapkan instalasi di dalam rumah yang bukan menjadi tanggung jawab PLN sering disalahgunakan pemilik rumah.
Instalasi di dalam rumah juga sering ditambah sehingga mengakibatkan perubahan daya listrik.
“Sebaiknya konsultasi dulu dengan vendor untuk menambah instalasi rumah.”
“Temuan di lapangan, kebakaran memang akibat penggunaan listrik yang tidak aman.”
“Ini murni human error saat terjadi perubahan daya,” tegas Belo.
Tidak ada penanganan khusus saat terjadi kebakaran, baik akibat korsleting listrik atau penyebab lain.
Petugas langsung memadamkan api setelah mengevakuasi penghuni rumah dan barang-barangnya.
“Petugas pamadam bertugas menyelamatkan barang berharga sampai 50 persen dari dampak kebakaran.”
“Jika ada jiwa terancam, baik hewan atau manusia, kami dahulukan itu,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kebakran-sejumlah-ruko-di-jalan-mt-haryono-kota-malang_20180120_125249.jpg)