Breaking News:

Rokok Elektrik

Pengalaman Para Pengisap Rokok Kuno yang Beralih ke Rokok Elektrik

ROKOK KUNO HANYA BERISI TEMBAKAU & CENGKIH? Tidak. Ada aneka bahan kimia yang biasa disebut saus. Mmakin banyak orang pilih vape atau rokok elektrik.

Editor: yuli
habibur rohman
VAPE TRICK - Vaper (pengguna vape) bisa memilih beraneka peralatan dan bisa memodifikasi tampilan dan beraneka pernik sesuai keinginan pengguna untuk "vaping". 

Pemuda bertubuh subur ini mengaku doyan rokok elektrik sejak 2014.

Sejak gemar mengisap vape, kebiasaan merokoknya jauh berkurang.

Dulu, saban hari rata-rata habis dua bungkus rokok.

Tapi sekarang, satu minggu saja terkadang hanya menghisap satu batang.

“Kalau memang harga vape naik sampai 57 persen, saya kira tidak masalah. Toh, tetap lebih murah dibanding harus kembali ke rokok,” tukas Faiz.

Kalkulasinya untuk membeli dua bungkus rokok sehari berarti harus mengeluarkan uang Rp 40 ribu.

Sementara mengisap vape, Faiz hanya butuh beli liquid ukuran 600 mililiter yang harganya Rp 100.000-Rp 150.000.

Lebih irit karena liquid seukuran itu cukup untuk seminggu dengan intensitas penggunaan yang sangat tinggi.

“Kalau makainya sedang-sedang saja liquid seukuran ini bisa sampai dua minggu, tapi saya rata-rata seminggu habis. Dan jika dibanding rokok, jelas lebih murah jika saya butuh dua bungkus dalam satu hari,” sahut Candra, rekan Faiz.

Baca juga: Ketika Para Vaper Bicara Cukai Rokok Elektrik 57 Persen

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved