Breaking News:

Rokok Elektrik

Pengalaman Para Pengisap Rokok Kuno yang Beralih ke Rokok Elektrik

ROKOK KUNO HANYA BERISI TEMBAKAU & CENGKIH? Tidak. Ada aneka bahan kimia yang biasa disebut saus. Mmakin banyak orang pilih vape atau rokok elektrik.

Editor: yuli
habibur rohman
VAPE TRICK - Vaper (pengguna vape) bisa memilih beraneka peralatan dan bisa memodifikasi tampilan dan beraneka pernik sesuai keinginan pengguna untuk "vaping". 

Waktu itu alatnya pun dia beli dari luar negeri lewat seorang teman.

Hal lain yang menurutnya lebih nyaman mengonsumsi vape adalah bisa diterima keluarga.

Jika dulu setiap kali merokok harus keluar rumah, sekarang tidak lagi.

Istri dan anaknya santai saja mencium bau uap vape karena aromanya yang beragam.

Dengan sejumlah alasan dan kenyamannya mengonsumsi vape, Candra pun mengaku tak akan kembali ke rokok kendati harga vape bakal semakin mahal.

Toh, jika dihitung-hitung juga tetap lebih mahal rokok jika tingkat konsumsinya sama-sama tinggi.

“Vape itu yang mahal hanya awalnya saja karena harus beli alat. Tapi kan sekarang ini sudah banyak alat dijual dengan harga murah. Mulai yang kisaran Rp 200.000 juga sudah ada,” kata dia.

Tak jauh beda yang disampaikan oleh Dwi Ari, juga pengguna Vape di Surabaya.

Terkait kabar bakal semakin mahalnya harga vape seiring regulasi baru dari pemerintah, dia mengaku tidak masalah.

Yang penting, menurutnya, dalam menerapkan harga cukai itu pemerintah tetap adil dan mempertimbangkan segala hal.

Soal kegemaran mengisap vape, Dwi terbilang beda dari yang lain. Pria ini sebelumnya tidak merokok.

Baru setelah melihat dan mencoba vape milik beberapa temannya, dia tertarik dan mulai mengisapnya.

“Ini kan soal selera. Dan saya rasa, ini sudah menjadi tren kok,” jawab Dwi. (Aflahul Abidin/M Taufik)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved