Pilgub jatim
Kiai Suyuti Toha : Jatim Butuh Figur Seperti Bu Khofifah
Kiai yang juga anggota Tim 9 ini mengaku kiai sudah bulat untuk memberikan dukungan untuk Khofifah - Emil.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dukungan para ulama dan kiai untuk bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa semakin menguat.
Salah satunya dari Tim 9 yang komitmen untuk mendukung pasangan Khofifah dan Emil Dardak bisa memimpin Jawa Timur 2019-2024 mendatang.
Salah satunya adalah Kiai Suyuti Toha dari Pondok Pesantren Mansaul Huda, Banyuwangi.
Kiai yang juga anggota Tim 9 ini mengaku kiai sudah bulat untuk memberikan dukungan untuk Khofifah - Emil.
"Bu Khofifah itu saya tahu, beliau itu orang yang tidak punya aib. Jawa Timur butuh figur seperti Bu Khofifah," kata Kiai Suyuti, Minggu (11/2/2018).
Khofifah dan Emil dianggap pasangan yang akan mampu mewujudkan harapan para tokoh ulama dan kiai yang ingin agar Jawa Timur bisa menjadi percontohan provinsi lain dan bahkan percontohan nasional.
"Dari segi kinerja, Bu Khofifah ini sangat baik, sudah terbukti. Dan saya kami juga dari tim 9 sudah berkomitmen mendukung Bu Khofifah bukan hanya sampai jadi gubernur saja, tapi kami akan mengawal terus pemerintahannya, sebagaimana sudah jadi kesepakatan bersama Kiai Asep dan Kiai Sholahuddin," katanya.
Tidak hanya itu, ia juga menyampaikab hakekat Islam, jangan sampai ulama ada di bawah dan emminta minta proyek dari pemerintah.
Sebab jika sampai menerima atau sampai meminta imbalan dari pemerintah, maka ulama tidak akab bisa lagi menyampaikan yang benar.
"Inginnya Tim 9 terus mengawal Bu Khofifah, jangan sampai ada yang meminta ke pemerintah, bahkan saat beliau dilantik, jangan sampai kita merepotkab pemerintah," katanya.
Selain itu Kiai Suyuti Toha mengatakan, orang-orang di belakangan Khofifah adalah orang-orang yang mendukung bukan karena politis.
Mereka murni ingin mendukung agar Jawa Timur bisa mendapatkan pemimpin yang amanah, yang berintegritas.
"Yang mendukung ini benar-benar dari keturunan NU, Gus Solahuddin cucunya Mbah Hasyim Asyari, lalu juga Kiai Asep, beliau ini bapaknya adalah sekretarisnya Mbah Wahab Chasbullah. Orang-orang ini ingin Jatim menjadi bagus," katanya.
Kiai Suyuti juga sempat membandingkan Khofifah dengan calon yang lain.
Namun ia tetap kukuh untuk memberikan dukungan untuk Khofifah dan pasangannya Emil Dardak.
"Kalau lawannya Bu Khofifah ya gitulah, saya tahu. Kalau saya mendukung yang kurang baik, maka artinya saya khianat pada Allah," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kiai-suyuti-toha-dari-pondok-pesantren-mansaul-huda-banyuwangi_20180211_234823.jpg)