Breaking News:

Blitar

30 Tahun Numpang Jualan di Lahan PT KAI Blitar, Ratusan Pedagang Enggan Direlokasi

RATUSAN PEDAGANG NUMPANG JUALAN SELAMA 30 TAHUN DI LAHAN PT KAI #BLITAR. Kini, mereka masih enggan direlokasi. Reaksi pejabat-->>

Penulis: Samsul Hadi
Editor: yuli
samsul hadi
Kios pedagang loak di Pasar Templek yang rencananya direlokasi Disperindag ke bekas lahan RPH Kepanjenkidul, Kota Blitar. 

Arianto juga belum memiliki pandangan tempat lain untuk merelokasi pedagang loak di Pasar Templek. Dia sudah menyiapkan tempat untuk merelokasi pedagang di lahan bekas rumah pemotongan hewan (RPH) Kepanjenkidul.

"Silakan pedagang mengusulkan tempat relokasi, kalau tempatnya kosong dan dizinkan sama pimpinan tidak masalah. Kalau tempat yang sudah kami siapkan ya di bekas pasar belehan (RPH)," ujarnya.

Sebelumnya, pedagang loak di Pasar Templek resah dengan kabar adanya relokasi dari Disperindag Kota Blitar akhir bulan ini. Pedagang merasa tidak ada sosialisasi yang jelas soal rencana relokasi itu.

Selama ini para pedagang loak menempati bagian timur Pasar Templek. Ada sekitar 107 kios milik pedagang loak. Para pedagang loak itu menempati lahan milik PT KAI. Mereka sudah menempati lahan itu hampir 30 tahun.

Pada Rabu (14/2/2018), para pedagang menerima surat undangan untuk pengundian tempat berjualan di tempat relokasi. Terang saja pedagang resah dengan adanya surat undangan itu.

Para pedagang loak akan dipindah di lahan bekas rumah pemotongan hewan (RPH), di Kepanjenkidul. Lahan bekas RPH itu sekarang juga digunakan untuk pedagang loak.

Para pedagang menolak kalau dipindah di lahan bekas RPH di Kepanjenkidul. Alasannya, lahan di bekas RPH terlalu sempit. Lahan yang ada tidak akan menampung jumlah pedagang loak di Pasar Templek.

Kalaupun menampung, luas kios pedagang pasti sempit. Informasinya, luas kios pedagang di tempat relokasi hanya 1,5 meter x 2 meter. Sedangkan luas kios pedagang yang sekarang di Pasar Templek rata-rata 2,5 meter x 3 meter. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved