Jendela Dunia
Bermula dari Kentut, Pesawat Ini Terpaksa Mendarat Darurat, Begini Kronologinya
Biasanya pesawat mendarat darurat bila ada hal membahayakan atau genting. Tapi mendarat daruratnya pesawat ini bermula dari masalah kentut.
SURYAMALANG.COM – Kentut memaksa pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat.
Sebab, pria yang menjadi penumpang di pesawat itu menolak berhenti kentut.
Dilansir dari Metro, penumpang pria tersebut terus-menerus melepaskan angin di dalam pesawat Transavia Airlines pada pekan lalu.
Saat itu, pesawat tersebut terbang dari Dubai ke Amsterdam Schiphol.
Dua orang Belanda yang duduk di sebelahnya merasa tidak nyaman dengan kentut pria itu.
Tetapi pria yang tidak tahu malu itu tampaknya tidak mau menahan kentutnya.
Para kru di maskapai bertarif rendah Belanda tersebut ternyata kurang bersimpati dan tidak melakukan apapun mengenai hal itu.
Pilot sempat memberi peringatan terkait insiden itu.
Tetapi, pertengkaran antara pria yang kentut dan pria yang duduk di dekatnya kemudian pecah.
Hal itu menyebabkan penerbangan tersebut dialihkan ke Bandara Wina.
Polisi naik ke pesawat dengan membawa anjing dan membawa dua saudara perempuan serta kedua pria tersebut setelah pilot membuat laporan tentang ‘penumpang yang mengamuk’.
Dua wanita itu membawa permasalahan dengan maskapai penerbangan Belanda ke pengadilan setelah dikeluarkan dari penerbangan.
Dua wanita mengklaim bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apa pun.
Mahasiswa hukum dari Rotterdam, Nora Lacchab (25) dan saudara perempuannya mengaku diusir secara ‘memalukan’.
Sekarang mereka berusaha menempuh tindakan hukum atas hal itu.
Dua wanita keturunan Belanda dan Maroko itu awalnya akan kembali ke Amsterdam setelah sepekan liburan di Dubai.
Nora mengatakan mereka tidak ada hubungannya dengan keseluruhan gangguan itu.
Mereka pun menjauhkan diri dari masalah itu.
Dua wanita itu tidak tahu siapa dua pria yang membuat keributan itu.
Mereka hanya memiliki nasib buruk berada di barisan yang sama dan mereka tidak melakukan apapun.
Nora mengatakan kru pesawat benar-benar provokatif dan membuat keadaan semakin rumit.
Akhirnya empat penumpang tersebut telah dibebaskan dan tidak ditangkap.
Mereka dianggap tidak melanggar hukum Austria.
Pihak Transavia Airlines mengatakan dua wanita itu juga terlibat dalam pertengkaran tersebut.
Dalam pernyataan resmi, kru pesawat mengatakan mereka harus memastikan penerbangan tetap aman.
Saat penumpang menimbulkan risiko, mereka akan langsung turun tangan dan orang-orang mereka dilatih untuk itu.
Mereka tahu betul mana batasnya dan oleh karena itulah Transavia berada di belakang awak kabin dan pilot.
Berita ini sudah dimuat di Tribunwow.com dengan judul Ada Penumpang yang Kentut, Pilot Pesawat Terpaksa Melakukan Pendaratan Darurat, Ini Kronologinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pesawat-atau-penerbangan_20171212_105727.jpg)