Surabaya

Suami Istri asal Bandung Ajak Dua Anaknya saat Layani Hubungan Intim tak lazim di Surabaya

SUAMI ISTRI DARI BANDUNG KE SURABAYA. Mereka ajak dua anaknya ke hotel untuk melayani Hubungan Intim tak lazim dengan pria hidung belang. Amit-amit!

Suami Istri asal Bandung Ajak Dua Anaknya saat Layani Hubungan Intim tak lazim di Surabaya
craveonline.com
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Kelakuan dua pasangan suami istri asal Bandung, Jawa Barat (Jabar), Dudang Sudiana (32) dan Pt (26) sudah keterlaluan.

Mereka mengajak kedua anaknya yang masih berumur 10 tahun dan 5 tahun saat melayani hubungan seks bertiga dengan pria hidung belang di sebuah kamar hotel di wilayah Surabaya Selatan.

Sudiana dan Pt serta pria hidung belang yang memesannya ini digerebek Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim Polrestabes Surabaya di sebuah hotel di Surabaya Selatan, Kamis (15/2/2018) malam.

Awalnya, kedua pasutri itu datang dari Bandung ke Surabaya bersama dua anaknya yang berumur 10 tahun dan 5 tahun, kemudian menginap di salah satu hotel dan memesan dua kamar.

Setiba di Kota Pahlawan, keduanya mengunggah foto dan status bisa memberi layanan hubungan badan di masing-masing akun Facebook.

“Di akun Facebook, pelaku menawarkan istrinya bisa memberi layanan hubungan badan. Baik memberi layanan satu pasangan, tukar pasangan hingga threesome (main bertiga),” sebut Kanit PPA Polrestabeds Surabaya, AKP Ruth Yeni didampingi Kasubbag Humas Kompol Lily Djafar di gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (20/2/2018).

Polisi menggelandang Dudang Sudiana, pelaku tindak pidana human trafficking di gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (20/2/2018).
Polisi menggelandang Dudang Sudiana, pelaku tindak pidana human trafficking di gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (20/2/2018). (fatkhul alami)

Penawaran melalui FB tersebut, kata Ruth, akhirnya diminati salah satu pria hidung belang di Surabaya.

Setelah sepakat, pria hidung belang itu pun menuju hotel tempat menginap Sudana dan Pt.

“Saat berada di kamar, kami gerebek tiga orang yang sepakat melakukan threesome,” tutur Ruth.

Selain menemukan tiga pasangan yang sedang bermain seks, petugas Unit PPA juga menemukan dua bocah yang masih kecil.

Kedua orang bocah itu ternyata merupakan anak kandung dari Sudiana dan Pt. Pasutri itu menyewa dua kamar dan sengaja ke Surabaya guna memberi layanan hubungan badan.

Hasil pemeriksaan polisi, mereka bukan kali ini saja memberi layanan seks kepada pria hidung belang. Mereka berdua sudah menekuni pekerjaan esek-esek itu sejak 2016 lalu.

“Memang pekerjaanya gituan (memberi layanan seks),” cetus Ruth.

Selain mengamankan Sudiana, petugas juga mengamankan bill hotel, kunci kamar (ID Card), uang tunai Rp 300 ribudan satu hanphone.

Atas tindakan yang dilakukan pelaku, polisi menjeratnya dengan pasal 269 atau pasal 506 KUHP tentang tindak pindana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking.

Penulis: fatkhulalami
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved