Malang Raya

Pendamping Desa Harus Lebih Bekerja Keras Awasi Penggunaan DD di Kota Batu

Pendamping desa harus lebih bekerja keras untuk mendampingi desa dalam penggunaan Dana Desa (DD).

Pendamping Desa Harus Lebih Bekerja Keras Awasi Penggunaan DD di Kota Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Hamparan bunga di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pendamping desa harus lebih bekerja keras untuk mendampingi desa dalam penggunaan Dana Desa (DD).

Pasalnya, penggunaan DD lebih diperketat agar serapan DD bisa terserap.

Koordinator Pendamping Desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kota Batu, Deyisnil Fariadi menilai banyak desa yang masih belum bisa menyerap anggaran DD pada tahun lalu.

“Kota Batu berbeda dengan kota dan kabupaten lain, karena penggunaan DD-nya terlambat.”

“Tahun ini harus lebih ditata lagi,” kata Deyisnil kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (22/2/2018).

Apalagi, sekarang jumlah pendamping desa sudah sesuai jumlah desa.

Sebelumnya, pendamping desa hanya berjumlah 11 orang.

Menurutnya, kesulitan yang kerap dialami pendamping desa adalah menselaraskan dengan SDM di setiap desa.

Sebab, karakter setiap desa berbeda.

Ada SDM yang hanya mampu mengelola keuangan.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved