Breaking News:

Lamongan

Tak Disangka, di Ruangan Inilah Kepala Sekolah Meniduri Calon Siswinya, Modusnya Ganti Seragam

Kepala Sekolah di Jalan Mastrip Gang Made Sebalong, Lamongan, Jawa Timur, bakal lebih lama merasakan hidup di dalam penjara

Nova
Ilustrasi Korban Pelecehan Seksual 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Alief Abdul Haris (33) sang Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Jalan Mastrip Gang Made Sebalong, Lamongan, Jawa Timur, bakal lebih lama merasakan hidup di dalam penjara.

Haris yang sempat membantah telah menyetubuhi calon siswanya pada 12 Juli 2017 sekitar pukul 19.30 WIB di ruang piano yang berada di dalam ruangan guru SMK yang dipimpinnya, akhirnya telah mengakui semua perbuatannya.

Pada persidangan kelima dengan agenda tuntutan, Haris dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andika Nugraha T, Kamis (22/2/2018).

(Baca: Terlalu Miskin, Hampir Semua Penduduk Desa ini Menjual Ginjalnya dan Dibohongi Akan Tumbuh Lagi)

Persidangan tertutup ini dipimpin oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Lamongan, Nova Flory Bunda.

Tuntutan begitu tinggi dan memberatkan didasarkan lantaran pelakunya seorang tenaga pendidik, alias guru.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lamongan, Adhi Setyo Prabowo dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, membenarkan tuntutan seberat itu terhadap terdakwa.

"Dituntut dan dibacakan hari ini tadi dengan tuntutan 15 tahun penjara," kata Adhi.

Kalau ancaman maksimalnya 20 tahun dan diperberat sepertiga karena pelakunya seorang pendidik.

Menurut Adhi ada hal yang meringankan, yakni belum pernah dihukum dan mengakui perbuatannya

Halaman
1234
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved