Breaking News:

Malang Raya

Tergiur Rayuan dan Janji Manis, Siswi SMP di Kota Batu Bersedia Jadi Budak Seks, Lalu Jadi PSK

Terkait fenomena ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu memberi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anaknya

SURYAMALANG.COM, BATU - Pada tahun 2017 silam, kasus trafficking atau perdagangan perempuan di bawah umur tercatat pernah dialami warga Kota Batu.

Terkait fenomena ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu memberi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada terhadap pergaulan anak-anaknya.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Batu, Sri Yunani menceritakan, dalam kasus trafficking ini korban yang masih berusia 14 tahun ini, terjerumus oleh iming-iming temannya.

"Niatnya anak ini ingin menyenangkan orang tuanya, bisa membelikan barang. Akhirnya diajak, dan dibawa ke luar kota," kata Sri saat ditemui, Jumat (23/2/2018).

Iming-iming itu, lanjutnya tidak hanya sampai di situ, tetapi korban yang masih duduk di bangku SMP ini juga diiming-iming bisa membeli motor dalam waktu satu minggu.

Korban pun terlena dengan bujuk rayu itu, sampai pada akhirnya korban diperbudak dan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK). Kasus itu, kata Sri terjadi sekitar tiga bulan pertama tahun 2017.

"Pas ada razia di kota tempat kejadian, diketahui, anak itu warga Kota Batu. Kemudian kami proses dan kami bawa ke salah satu panti sosial Bina Remaja.

"Sekarang korban sudah keluar dari binaan. Dan bisa kembali berbaur dengan keluarga dan teman-temannya. Kami berharap para orang tua dan guru lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya. Lebih bisa mendekatkan diri pada anak-anak," papar Sri.

Sri melanjutkan, Kota Batu sedang diserang segerombolan anak Punk. Tak heran jika beberapa minggu ini banyak kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh anak punk.

Hal itu juga diakui oleh Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto. Budi meminta kerja sama antara kepolisian dan pemerintah untuk bersama-sama menindaktegas sekelompok punk yang berada di Kota Batu.

"Juga kepada orang tua, agar selalu waspada gerak-gerik putra putrinya. Jangan sampai terjerumus aliran punk ini," kata Budi.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved