Breaking News:

Pilgub Jatim

SBY ke Mataraman Kampanyekan Khofifah - Emil

SBY bersama Ani Yudhoyono dan juga Edhi Baskoro Yudhoyono melakukan safari politik mengkampanyekan Khofifah - Emil di Madiun.

fatimatuz zahro
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua DPW Partai Demokrat Soekarwo dan Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa bersafari politik di Madiun kampanye menyapa masyarakat, Senin (25/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Janji Partai Demokrat untuk all out memenangkan pasangan calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan calon wakil gubernur Emil Elestianto Dardak benar terbukti.

Salah satunya diwujudkan dengan terlibatnya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terjun langsung kampanyekan Khofifah-Emil di kawasan Mataraman.

Hari ini, Senin (26/2/2018), SBY bersama Ani Yudhoyono dan juga Edhi Baskoro Yudhoyono melakukan safari politik mengkampanyekan Khofifah - Emil di Madiun. Ada dua titik yang didatangi SBY dan rombongan untuk mempromosikan Khofifah - Emil. Yang pertama saat syukuran nomor urut Pileg di kawasan Jalan Merpati dan yang kedua bertemu masyarakat Madiun di kawasan Sendangrejo.

"Kemarin di Tulungagung, seluruh kader salam Rakerda Jatim menyayikan slogan dan doa, yang kira kira bunyinya Bien Pakde saiki Budhe, loro-loro podho apike. Kalau Partai Demokrat bersyukur memiliki Pakde Karwo yang memimpin Jatim dengan banyak prestasi, nah kita berdoa Budhe Khofifah agar diijinkan untuk melanjutkan kepemimpinan meraih prestasi yang sama baiknya bahkan insyallah lebih baik," kata SBY yang juga Presiden RI yang keenam ini.

Lebih lanjut SBY sempat menyinggung tentang pencak silat yang menjadi warisan budaya Madiun. Ia berpesan nantinya para pemimpin termasuk gubenur Jawa Timur harus mengambil filosofi pendekar pencak silat yang menggunakan keahliannya untuk menumpas kejahatan.

"Pemimpin harus mampu menumpas kejahatan, dan belaku adil. Kalau pemimpin sukanya provokasi, tidak adil, membiarkan rakyatnya terpecah belah, maka hilang sudah predikat pemimpinnya," tegasnya.

Ia meminta agar pasangan calon yang diusung oleh Partai Demokrat untuk meningkatkan daya beli masyarakat, menyediakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Selamat berjuang. Dan tentunya berjuanglah dengan politik yang baik, kampanyekan bahkan calon yang diusung Partai Demokrat siap untuk mengemban amanah," kata SBY.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa wilayah Madiun ini dalam survei akhir Januari yang diselenggarakan oleh tim, progress elektabilitas belum bagus. "Kami dari survei terakhir itu sudah unggul, tapi kita melakukan pemetaan dan hasilnya masih defisit, maka kehadiran Pak SBY yang melakukan safari politik di Madiun akan menjadi energi yang luar biasa bagi Khofifah dan Emil," tegas Khofifah.

Sebab, Khofifah melanjutkan, SBY dan rombongan turun langsung ke titik strategis dan secara langsung melakukan penyapaan. Masyarakat disapa oleh SBY dan elemen Partai Demokrat.

"Oleh sebab itu kami optimis safari politik Pak SBY akan sangat efektif untuk mendongkrak perolehan suara Khofifah Emildi Madiun," tandas Khofifah.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa dalam Nawa Bhakti Satya yang dicanangkan pasangan bernomor urut 1 ini, ada hal strategis yang dirumuskan. Yaitu Jatim Harmoni dan Jatim Berdaya, yang kaitannya erat dengan warisan budaya masyarakat Madiun, yaitu pencak silat.

"Khusus untuk Madiun yang sentra perguruan pencak silat, saya melihat pencak silat ini bukan hanya olahraga tapi juga olahjiwa dan olah rasa tiga hal ini menyatu dalam pencak silat," kata Khofifah.

Khofifah Emil berjanji akan perbaikan nutrisi pada atlet. Yang termasuk di dalamnya adalah seniman dan budayawan. Sebab penyakit tulang yang rapuh harus ditopang dengan nutrisi yang memadai.

"Oleh sebab itu menjaga warisan budaya di Madiun harus jadi komitmen bersama," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved