Malang Raya

Jalan Pintas Menuju Kematian, Warga Ampelgading Kabupaten Malang Nekat Terjun ke Sumur

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur miliknya sendiri, Rabu (28/2/2018) malam.

IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, AMPELGADING - Diduga sakit bisul tidak kunjung sembuh, Suyadi (58) warga Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, bunuh diri terjun ke dalam sumur.

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur miliknya sendiri, Rabu (28/2/2018) malam.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menjelaskan, dari laporan masuk disebutkan, kejadian itu berawal dari pagi hari sampai dengan sekitar pukul 12.00 WIB, korban berada di rumah bersama istrinya.

Sekitar pukul 12.00 WIB, korban disarankan untuk tidur karena sakit bisul (udun) yang diderita selama lima hari terakhir belum juga sembuh.

"Korban ditinggal sendirian di rumah oleh istrinya untuk mencari rumput di ladang untuk makan ternak kambingnya," kata Farid Fathoni mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Kamis (1/3/2018).

Ladang tempat mencari rumput istri korban, menurut Farid Fathoni, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari rumah.

Dan baru sekitar pukul 13.30 WIB, istri korban pulang ke rumah. Beberapa saat kemudian, anak korban mencari keberadaan korban di kamar tapi sudah tidak ada.

Hal itu pun disampaikan kepada ibunya kalau ayahnya tidak ada di kamar. Dengan dibantu warga sekitar, keluarga berupaya mencari keberadaan korban.

Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, keberadaan korban belum juga ditemukan. Dan keluarga bersama perangkat desa setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ampelgading.

"Jajaran Polsek Ampelgading pun langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian keberadaan korban," ucap Farid Fathoni.

Akhirnya sekitar pukul 22.00 WIB, menurut Farid Fathoni, jajaran kepolisian melakukan pencarian di sumur belakang rumah korban. Dan benar ternyata tubuh korban berada dalam sumur kondisi meninggal dunia.

Jajaran bersama warga mengevakuasi tubuh korban dari dalam sumur.

Petugas medis Puskesmas Ampelgading bersama petugas Polsek langsung melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan bekas luka mencurigakan dari tubuh korban.

Dan keluarga menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan.

"Jenazah pun langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima sebagai musibah," tutur Farid Fathoni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved